Wujudkan Kerukunan Umat Beragama, FKUB Pati Raih Harmony Award 2025

waktu baca 4 menit
Sabtu, 29 Nov 2025 14:51 0 33 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pati menorehkan penghargaan prestisius di tingkat nasional.

DBHCHT TRENGGALEK

FKUB Kabupaten Pati menyabet peringkat ke-3 kinerja terbaik nasional, dan meraih Harmony Award 2025.

Penganugerahan Harmony Award 2025 ini diberikan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) pada Jumat, 28 November 2025 malam di DoubleTree by Hilton Jakarta Kemayoran.

Piala dan piagam penghargaan diterima langsung oleh Ketua FKUB Kabupaten Pati, KH Ahmad Manhajussiddad Shonhaji.

Sebagai informasi, Harmony Award diberikan kepada FKUB ataupun pemerintah daerah (Pemda) yang mampu berkinerja baik dalam merawat kerukunan maupun keharmonisan umat beragama di suatu wilayah.

FKUB Kabupaten Pati mendapat prestasi tersebut setelah melalui serangkaian visitasi yang dilakukan oleh PKUB Kemenag RI.

“Harmony Award diberikan oleh Kemenag RI atas kinerja FKUB maupun Pemda melalui Kesbangpol (Kesatuan Bangsa dan Politik) dalam merawat kerukunan. Tiap tahun diadakan penilaian kinerja atas menjaga kerukunan di wilayah masing-masing. Untuk tahun ini FKUB Kabupaten Pati di bawah kendali Kemenag Kabupaten Pati memperoleh peringkat 3 kinerja terbaik dari Kemenag RI,” ungkap Pengendali FKUB Kabupaten Pati, Athi’ Masyruroh kepada Mondes.co.id, Sabtu, 29 November 2025.

Ia menjelaskan bahwa FKUB Kabupaten Pati mendapat Harmony Award karena telah berhasil menjalin dan menjaga kerukunan umat beragama di Bumi Mina Tani.

Di samping itu, wilayah Kabupaten Pati jauh dari konflik antar umat beragama.

“Harmony Award ini intinya FKUB Pati menjalin serta menjaga kerukunan, dibuktikan daerahnya tidak pernah ada konflik, seperti terkait pendirian rumah ibadah dan lain sebagainya. FKUB berperan dalam merawat keharmonisan antar umat beragama di Pati, sehingga tidak pernah ada konflik, bila ada gesekan terselesaikan dengan baik,” ucapnya.

BACA JUGA :  Segini Tingkat Pengangguran Terbuka di Pati Tahun Ini

Disampaikannya, FKUB Kabupaten Pati berkolaborasi dengan Kantor Kemenag Kabupaten Pati dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati untuk menciptakan iklim yang damai di Kabupaten Pati.

Penghargaan Harmony Award diserahkan, usai laporan bukti kegiatan kerukunan lintas agama terajut erat di Bumi Pesantenan.

“Dalam penilaian, FKUB mengunggah kegiatan untuk dikirimkan kepada tim penilai hingga masuk nominasi, kemudian ada tim visitas dari PKUB Kemenag RI melakukan penilaian mengecek langsung kegiatan memastikan kegiatan tersebut benar-benar real atau nyata, bukan hanya laporan tertulis biasa. Selang beberapa pekan, diumumkanlah tiga besar, kemudian FKUB Kabupaten Pati diundang ke Jakarta menerima piala dan piagam penghargaan,” urai Athi’.

Selain itu, FKUB Kabupaten Pati aktif mempublikasikan beranekaragam kegiatan lintas agama di media sosial (medsos).

Beberapa corak kerukunan umat beragama terbukti ada di beberapa wilayah Kabupaten Pati, seperti Desa Pancasila yang berada di Desa Jrahi dan Desa Sadar Kerukunan yang berada di Desa Giling, Kecamatan Gunungwungkal.

“Di Pati ada Desa Pancasila Jrahi dan Desa Sadar Kerukunan Giling, mayoritas semua agama ada di sana. Mereka berbaur secara rukun, bahkan kepala desa (Kades) beragama Buddha. Jika ada perayaan agama Islam, umat agama lain membantu, yang penting tidak melanggar ranah privasi,” papar Athi’.

Ada juga dua buah bangunan unik dalam satu halaman, yakni masjid dan gereja di Desa Winong, Kecamatan Pati.

“Ada juga Masjid Al-Muqorrobin dan Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Winong, yang lokasinya saling berhadapan di Jalan Kolonel Sunandar. Kedua rumah ibadah ini sering dijadikan contoh kerukunan umat beragama karena dipisahkan hanya oleh jalan, bahkan dihubungkan dengan kanopi. Kalau waktu sholat Jumat, umat Kristiani membantu mengamankan parkiran, ketika ada kebaktian, umat Islam membantu menjaga keamanan,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Sejoli Kedapatan Berduaan dalam Mobil di Tempat Gelap Pinggir Pantai

FKUB Kabupaten Pati juga mendapatkan support dari Kantor Kemenag Kabupaten Pati, seperti tim pengendali, kantor sekretariat, dan dana operasional kegiatan.

“FKUB Kabupaten Pati disupport penuh oleh Kemenag dan Pemda, setiap tahun dapat Daftar Isi Pelaksana Anggaran (DIPA) oleh Pemda maupun dana operasional kegiatan dari Kemenag,” jelasnya.

Prestasi tersebut patut dibanggakan, karena baru sekali mengikuti ajang penghargaan tingkat nasonal, FKUB Kabupaten Pati sudah melesat ke peringkat 3 di bawah FKUB Kabupaten Klaten di peringkat 1 dan FKUB Nunukan di peringkat 2.

Ia harap kinerja FKUB Kabupaten Pati terus ditingkatkan setelah meraih prestasi tersebut.

“Prestasi yang patut bangga, baru sekali ikut nasional sudah peringkat 3. Semoga ke depannya meningkat lagi, dan juga yang pasti dioptimalkan dalam menjaga kerukunan di Kabupaten Pati,” pungkas Athi’.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini