HAPPY NEW YEAR

Tumpukan Sampah di Pasar Kambing Sumberejo Viral, Ini Kata DLH Rembang

waktu baca 2 menit
Senin, 9 Feb 2026 17:15 0 260 Supriyanto

​REMBANG – Mondes.co.id | Kondisi area pembuangan sampah di kawasan Pasar Kambing, Desa Sumberejo, Kecamatan Rembang, memicu keresahan warga.

Tepatnya setelah unggahan video yang memperlihatkan tumpukan sampah meluber, viral di media sosial pada Senin (9/2/2026).

Tumpukan limbah domestik yang mendekati kawasan permukiman tersebut dikeluhkan warga karena berdampak buruk pada kesehatan dan kenyamanan lingkungan.

​Dalam rekaman video yang beredar, seorang warga melontarkan kritik tajam dalam bahasa Jawa terkait kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang.

Ia menyoroti volume sampah yang menyerupai “lautan sampah” di tengah pemukiman padat penduduk.

​Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang, Ika Himawan Afandi, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, menyatakan akan segera melakukan koordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) wilayah setempat.

Ika mengakui bahwa penumpukan sampah di lokasi tersebut merupakan persoalan lama yang sering berulang.

​”Nggih (iya), sebentar saya koordinasikan dengan UPT dulu. Itu persoalan klasik, lebih detailnya silakan hubungi Mas Agus selaku Kepala UPT,” ujar Ika.

Di sisi lain, ​Kepala UPT Pengelolaan Sampah, Agus Triono, memberikan penjelasan lebih rinci mengenai penyebab melubernya sampah tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel dan mengangkut sebanyak sembilan dump truck sampah dari lokasi tersebut, namun volume sampah terus meningkat.

​Menurut Agus, penumpukan dipicu oleh banyaknya desa dan kawasan perumahan di sekitar Sumberejo yang membuang sampah ke lokasi Pasar Kambing.

Kondisi ini diperparah dengan adanya kendala teknis pada infrastruktur pendukung.

​”Saat ini satu kontainer sampah kami sedang dalam perbaikan di bengkel. Selain itu, cakupan wilayah desa dan perumahan yang membuang sampah ke lokasi tersebut sangat luas, sehingga beban angkut menjadi berlebih,” jelas Agus.

BACA JUGA :  Pinjaman Percepat Pembangunan Jalan di Pati, Tanpa Membebani Masyarakat

​Menanggapi tuntutan warga terkait penggunaan alat berat untuk pembersihan total seperti yang pernah dilakukan pada tahun 2025 bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Agus menyatakan kesiapannya, meskipun terdapat tantangan anggaran.

​”Jika diperlukan alat berat, kami akan upayakan. Namun, kami terkendala masalah anggaran. Meski peminjaman alat berat dari DPU bersifat gratis, biaya operasional seperti BBM dan mobilisasi alat tetap menjadi tanggungan kami. Walau demikian, kami berkomitmen untuk segera menuntaskan pembersihan sampah di lokasi tersebut,” tegasnya.

Persoalan sampah di Pasar Kambing Sumberejo kini menjadi perhatian serius.

Warga berharap, pemerintah daerah tidak hanya memberikan solusi jangka pendek, tetapi juga merumuskan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi dan terjadwal.

Hal ini penting guna memastikan “persoalan klasik” ini tidak kembali berulang dan mengancam kualitas lingkungan hidup masyarakat sekitar.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini