Foto: Anggota TNI-Polri dan warga Kelurahan Kelutan Trenggalek kerja bakti (Mondes/Her) TRENGGALEK – Mondes.co.id | Sejumlah wilayah di Kabupaten Trenggalek punya tingkat kerentanan terhadap bencana hidrometeorologi, yakni banjir dan tanah longsor.
Bahkan, kejadian pada beberapa waktu terakhir, sempat mengakibatkan korban jiwa, serta kerugian material cukup besar.
Guna meminimalisir dampak berulang, upaya antisipasi terus dilakukan oleh berbagai pihak.
Di antaranya, sinergi lintas sektoral antara unsur TNI-Polri bersama pemerintah daerah.
Melalui kegiatan kerja bakti pembersihan saluran air di Kelurahan Kelutan, Kecamatan Trenggalek.
Dengan melibatkan prajurit Koramil 0806-01/Trenggalek, Bhabinkamtibmas, perangkat kelurahan, didukung masyarakat sekitar.
“Kelurahan Kelutan dikenal memang memiliki tingkat kerawanan terhadap banjir. Letak geografisnya yang berseberangan langsung dengan aliran Sungai Ngasinan, membuatnya kerap terdampak luapan air,” sebut Bati Bakti TNI Koramil 0806-01/Trenggalek, Serka Siswanto, Selasa, 3 Februari 2026.
Terutama, lanjut dia, saat curah hujan dengan intensitas tinggi.
Belum lagi, Sungai Ngasinan merupakan jalur aliran air cukup besar di wilayah tersebut.
Ketika debit air meningkat, kapasitas sungai tidak mampu menampung aliran, sehingga sering meluap hingga ke permukiman warga.
Maka, sebagai langkah antisipatif, diinisiasi pembersihan pada saluran-saluran drainasenya.
“Ini merupakan langkah awal yang sederhana, namun sangat efektif dalam mitigasi bencana banjir. Saluran yang tersumbat sampah dan sedimentasi dapat memperlambat aliran air, sehingga memicu genangan yang berujung pada banjir,” jelasnya.
Serka Siswanto menambahkan, keterlibatan warga merupakan kunci utama keberhasilan.
Untuk itu, kepada seluruh masyarakat Kelurahan Kelutan, diimbau terus menjaga kebersihan lingkungan.
Kemudian, juga rutin melaksanakan kerja bakti, khususnya di wilayah RT 01 hingga RT 14 yang berada di sekitar aliran sungai.
Melalui kebersamaan serta gotong-royong, akan lebih cepat dalam menyelesaikan pekerjaan.
“Seluruh warga diajak mau berkesadaran bergotong royong melaksanakan kerja bakti. Dengan kegiatan ini, setidaknya bisa meminimalkan dampak ketika terjadi luapan banjir,” pungkas Serka Siswanto.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar