Foto: Kondisi SDN Semampir sedang terendam banjir (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Banjir di Desa Semampir, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati menggenangi bangunan sekolah.
Sekolah Dasar Negeri (SDN) Semampir pun turut terendam banjir dari halaman sampai dengan seisi ruangan.
Banjir ini terjadi dua kali dalam sepekan.
Pertama, terjadi pada Sabtu (10/1/2026) hingga meninggalkan material lumpur.
Selanjutnya, terjadi lagi pada hari ini, Senin (12/1/2026) sampai berita ini dibuat.
Banjir berdampak pada kegiatan belajar mengajar (KBM) hingga ditiadakan, sehingga anak sekolah belajar di rumah.
Bahkan, tidak ada satupun tenaga pendidik yang standby di sekolah tersebut.
“Karena banjir memang seminggu dua kali, kalau kemarin itu malam, ini kebetulan pagi. Kondisi sekolah nggak bisa dipakai belajar, sekolah diliburkan,” kata salah seorang wali murid, Agus kepada awak media.
Menurutnya, kondisi banjir biasa terjadi melanda SDN Semampir.
Namun, kali ini menjadi peristiwa terparah.
“Kemarin sudah bersih-bersih dibantu TNI, dua hari kemarin ada lumpur banyak, kena lumpur semua. Sebelumnya pernah terjadi, tapi tidak separah ini, paling hanya beberapa sentimeter saja masuk ke halaman, kalau ini masuk (ke ruangan kelas),” jelasnya.
Peristiwa ini menyebabkan pembelajaran terganggu, sehingga diharapkan penanganan segera.
“Menyayangkan kejadian seperti ini karena ini demi anak-anak juga. Kami harap bisa segera tertangani,” ungkapnya.
Banjir yang menggenangi bangunan SDN Semampir terjadi karena faktor curah hujan tinggi dan limpasan air yang datang dari sejumlah permukaan.
Apalagi, kawasan sekolah tersebut berada di permukaan yang jauh lebih rendah daripada ruas jalan raya dan bangunan lain di sekitarnya.
“Hujan ndak deras, karena ini limpasan,” ucap Agus.
Saat ditelusuri, di area sekolah tidak ada satupun guru yang berada di lokasi tersebut, bahkan kondisi sekolah kosong.
Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati tak memberikan komentar apapun saat situasi sekolah sedang dilanda banjir.
Ketika Kepala Disdikbud Kabupaten Pati dihubungi, pihaknya mengaku sedang rapat.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar