Foto: Ilustrasi bus gratis pabrik PWI Rembang (Mondes/Istimewa) REMBANG — Mondes.co.id | Pemerintah Kabupaten Rembang langsung bergerak cepat merespons aspirasi para pekerja.
Pemkab kini tengah mengkaji serius usulan penyediaan transportasi khusus bagi karyawan pabrik, guna menjamin keselamatan dan kenyamanan mereka di jalan raya.
Bupati Rembang, Harno, menegaskan komitmennya untuk mengawal usulan ini.
Demi mewujudkannya, ia berencana mengumpulkan para pemilik modal dalam waktu dekat.
“Saya mengajak kepada pengusaha untuk duduk bersama memikirkan transportasi untuk karyawan,” ujar Harno.
Harno memastikan Pemkab Rembang siap berdiri di tengah sebagai fasilitator, demi melahirkan solusi terbaik yang saling menguntungkan (simbiosis mutualisme).
Langkah ini dinilai strategis untuk menjaga stabilitas daerah.
Saat ini, Rembang bangga berdiri di posisi tiga besar daerah dengan tingkat pengangguran terendah se-Jawa Tengah, tepat di bawah Temanggung dan Wonogiri.
“Perusahaan membutuhkan karyawan, begitu juga masyarakat membutuhkan pengusaha dan investor,” tambah Harno.
Sebelumnya, Ketua SBSI 1992 Kabupaten Rembang, Adrian Adiputra, blak-blakan mengungkap urgensi bus gratis ini.
Jalur mulus di kawasan industri, salah satunya ke arah PT PWI dari lampu merah Clangapan, justru kerap memicu kecelakaan kerja akibat tingginya mobilitas buruh bersepeda motor.
”Agar angka kecelakaan menurun,” harap Adrian.
Selain persoalan transportasi, pihak buruh juga terus menyuarakan peningkatan kesejahteraan lewat upah layak, serta penghapusan sistem outsourcing dan kontrak kerja, demi kepastian masa depan pekerja.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar