HAPPY NEW YEAR

SMA N 1 Nalumsari Jadikan Permainan Tradisional Media Pembelajaran Karakter

waktu baca 2 menit
Rabu, 21 Jan 2026 17:56 0 22 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | SMA N 1 Nalumsari menggelar kegiatan Kokurikuler bertajuk “Warna Semesta” bagi siswa kelas XI pada Rabu (21/1/2026).

Mengusung tema permainan tradisional, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan kembali kekayaan budaya masa lalu, sekaligus membentengi generasi muda dari ketergantungan gadget.

Kepala SMA N 1 Nalumsari, Fatkhur Rozi, menjelaskan bahwa kegiatan kokurikuler ini melekat erat pada proses pembelajaran siswa.

Ia mengenang bagaimana alam sekitar, seperti sungai, sawah, dan hutan, dahulu menjadi arena bermain yang edukatif.

“Dahulu kita jadikan alam sekitar untuk bermain bersama teman-teman. Ada dakon, tali, dan banyak lagi. Melalui tema permainan tradisional ini, saatnya siswa beristirahat sejenak dari rutinitas dan kembali merasakan keseruan bermain yang nyata,” ujar Fadkurozi.

Sebagai narasumber utama yaitu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara, Ali Hidayat, didampingi Kabid Kebudayaan Disparbud Adjib Gufron.

Menurutnya, permainan tradisional bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah “laboratorium sosial” yang mengajarkan pendewasaan.

“Saya mencatat ada lebih dari 20 permainan yang dulu saya mainkan. Di dalamnya terkandung nilai luar biasa, seperti saling menghormati dan gotong royong. Ini adalah identitas kita,” kata Ali Hidayat.

Ia juga menekankan pentingnya pelestarian permainan ini, demi kesehatan mental dan ketahanan budaya di era modern.

Ali mengingatkan bahwa tantangan terbesar saat ini adalah dominasi permainan digital atau gadget.

“Kita tidak berhenti bermain karena kita menjadi tua, kita menjadi tua karena kita berhenti bermain. Ayo dolanan, ojo HP-nan (Ayo bermain, jangan main HP terus),” pesan Ali Hidayat.

BACA JUGA :  Ada Aksi Tandingan Warga Tolak UMSK Jepara 2025

Selain untuk pembentukan karakter, permainan tradisional kini telah masuk ke ranah profesional.

Ali menjelaskan bahwa saat ini terdapat kompetisi berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional, sehingga hal ini menjadi peluang prestasi yang menjanjikan bagi para siswa.

Dalam kegiatan ini, para siswa juga diajak mempraktikkan berbagai jenis permainan tradisional.

Dengan inisiatif ini, SMA N 1 Nalumsari diharapkan dapat menjadi sekolah percontohan dalam pelestarian permainan tradisional yang mampu mencetak pemuda maju, sehat, dan berkarakter hebat.

Editor: Mila Candra 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini