HAPPY NEW YEAR

Satpol PP Jepara Gencar Tertibkan Spanduk Iklan Tak Sesuai Aturan

waktu baca 2 menit
Jumat, 6 Feb 2026 13:24 0 24 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Media promosi yang terpasang tidak sesuai aturan ditindak tegas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jepara.

Kepala Satpol PP dan Damkar Jepara, Edy Marwoto, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi warga.

​Gerakan menjaga estetika Kota Ukir ini sebenarnya sudah menjadi agenda tetap yang berjalan dua kali dalam seminggu.

Bahkan, sebelum adanya Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Sentul International Convention Center beberapa waktu lalu.

Mengenai hal tersebut, Edy Marwoto menegaskan bahwa komitmen jajarannya sudah terbentuk sejak awal untuk mendukung visi misi daerah.

​”Kegiatan ini sebenarnya sudah rutin kami lakukan atas arahan Bapak Bupati, bahkan sebelum ada Rakornas kemarin. Prinsipnya, kami ingin memastikan Jepara ini selalu terlihat bersih, rapi, dan mulus,” ungkap Edy, Jumat (6/2/2026).

​Petugas di lapangan menyisir wilayah secara menyeluruh untuk merapikan media promosi yang dipasang kurang tepat, seperti yang melintang di jalan raya atau dipaku pada pepohonan.

Tindakan ini merujuk pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 20 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan (K3) agar tidak membahayakan masyarakat.

​”Fokus kami adalah merapikan spanduk yang dipasang tidak pada tempatnya. Kami mengacu pada Perda K3 agar lingkungan tetap asri dan sarana publik berfungsi sebagaimana mestinya, tanpa ada gangguan visual yang membahayakan,” jelasnya.

​Selain di pusat kota, jangkauan penertiban ini meluas hingga ke wilayah strategis di sisi selatan dan utara Jepara.

BACA JUGA :  Sindikat Spesialis Toko Kelontong Diringkus Polresta Pati, Ratusan Tabung Gas Diamankan

Kawasan industri di Mayong menjadi perhatian agar arus kendaraan logistik tidak terhambat, sementara area pariwisata seperti Benteng Portugis di Donorojo dijaga keasriannya, demi kenyamanan pengunjung.

​”Kami menyisir dari ujung ke ujung, mulai dari Mayong supaya aktivitas investasi dan kendaraan industri lancar, sampai ke tempat wisata di Donorojo agar pemandangan yang dinikmati wisatawan tetap tertata,” pungkas Edy.

Dengan adanya taklimat Presiden Prabowo Subianto, Edy dan jajarannya berkomitmen akan lebih gencar menindak spanduk, baliho, dan banner yang pemasangannya tidak sesuai dengan Perda yang berlaku.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini