Foto: SDN Semampir ketika dilanda banjir (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Banjir melanda Kabupaten Pati selama tiga hari terakhir.
Dampaknya, sejumlah bangunan terendam air.
Salah satu objek vital yang terkena banjir di Pati yaitu sekolah.
Satuan pendidikan yang kebanjiran, mulai dari Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA), serta Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Bahkan, Sekolah Luar Biasa (SLB) turut terdampak.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati, mencatat ada 39 SD yang terdampak banjir.
Beberapa sekolah pun menghentikan proses belajar mengajar.
Kepala Disdikbud Kabupaten Pati, Sunarji, menyampaikan banjir melanda puluhan sekolah yang tersebar di 13 kecamatan.
Antara lain, Kecamatan Batangan (3 SD), Dukuhseti (3 SD), Gabus (6 SD), Jakenan (2 SD), Juwana (5 SD), Kayen (2 SD), Margoyoso (2 SD), Pati (3 SD), Tambakromo (3 SD), Tayu (6 SD), Trangkil (1 SD), Wedarijaksa (3 SD), dan Winong (1 SD).
“Untuk sementara, siswa dari sekolah-sekolah yang terdampak banjir mengikuti pembelajaran dari rumah secara daring,” papar Narji.
Selain SD, ada pula SMP yang kebanjiran.
“Dukuhseti (1 SMP), Gabus (1 SMP), Kayen (1 SMP), Margoyoso (1 SMP), Pati (1 SMP),” sebutnya
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar