Foto: Pelaksanaan tes urine anggota Polres Trenggalek (Mondes/Her) TRENGGALEK – Mondes.co.id | Mewujudkan konsistensi memberantas penyalahgunaan Narkoba, jajaran Polres Trenggalek rutin gelar tes urine anggota.
Komitmen tersebut sebagai bentuk ketegasan negara kepada semua pihak.
Bukan hanya bagi masyarakat umum, tetapi juga secara internal di tubuh Polri.
Tes urine dilakukan secara random tanpa pemberitahuan sebelumnya, dengan pengawasan ketat dari Sipropam (Seksi profesi dan pengamanan).
Termasuk menghadirkan petugas medis dari Rumah Sakit Bhayangkara Tulungagung dibantu dari Sidokkes dan Klinik Pratama Bhayangkara.
Wakapolres Trenggalek, Kompol Herlinarto yang turut memantau langsung kegiatan, mengatakan jika agenda ini merupakan bagian dari mitigasi organisasi.
Yakni upaya pencegahan potensi keterlibatan personel polisi terkait Narkoba.
“Melalui tes urine rutin, organisani secara terstruktur melakukan mitigasi terhadap kemungkinan penyalahgunaan Narkoba oleh anggota,” ujarnya, Rabu 4 Maret 2026.
Selama proses tes urine, lanjut Wakapolres, juga dilakukan pengawasan oleh jajaran Sipropam.
Hal itu dilakukan, demi menghindari terjadinya manipulasi.
Mulai dari absensi hingga kamar mandi yang dijadikan tempat pengambilan urine, seluruhnya didampingi petugas.
“Kegiatan mendadak seperti ini akan terus di lakukan. Tidak hanya tingkat Polres tetapi juga menyentuh sampai di tingkat Polsek jajaran,” tandas Kompol Herli.
Dirinya pun secara tegas mengingatkan kepada seluruh keluarga besar Polres Trenggalek agar tidak pernah mencoba-coba bersinggungan dengan Narkoba.
Selain melanggar hukum dan masuk kategori extra ordinary crime, penyalahgunaan Narkoba sangat merugikan diri sendiri.
Dampak luasnya, akan berimbas pula terhadap keluarga maupun kesatuan.
“Jika ada yang terlibat, baik sebagai pengguna ataupun lainnya, tidak ada toleransi. Akan ditindak tegas,” pungkasnya.
Sementara, Kasidokkes Polres Trenggalek Aiptu Lukman Hadi menambahkan, dalam tes urine kali ini digunakan Rapid Diagnostic Test dengan 6 parameter.
Yaitu untuk mengecek kandungan Amphetamine (AMP), Morphine/Oplate (MOP), Mariyuana (THC), Coccaine (COC), Menthamphetamine (MET) dan Benzoadiazepine (BZD).
“Hasil dari keseluruhan sampel yang dilakukan pengecekan, semua negatif,” jelas Aiptu Lukman.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar