PASANG IKLAN DISINI

PKK Pati Bidik Tren Stunting Melandai

waktu baca 2 menit
Selasa, 11 Jun 2024 12:14 0 90 Harold

PATI – Mondes.co.id | Stunting atau tengkes dalam Bahasa Indonesia, masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah kabupaten (Pemkab) Pati. Pasalnya, angka stunting di Pati masih sebesar 18 persen.

Penjabat (Pj) Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pati, Faisa Henggar mengaku, optimis Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) mampu memenuhi target dalam menggerus angka Stunting di Pati.

Upaya penurunan dan pencegahan Stunting ini menjadi penting dalam upaya menuju Indonesia Emas.

“Harapannya, hari ini semua pemangku kepentingan yang terkait dengan penurunan stunting bisa bergerak bersama, supaya angka stunting Kabupaten pati yang sudah di angka 18% ini nanti, di tahun 2024 menjadi 14 persen,” ujarnya di Desa Gabus, Kecamatan Gabus, kemarin.

Dalam acara kick off intervensi serentak pencegahan stunting di Kabupaten Pati tahun 2024, Faisa mengungkapkan, Pemkab Pati bertekad menurunkan angka prevalensi stunting di daerahnya.

Wakil Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Pati Siti Subiati mengatakan, gerakan intervensi ini untuk menurunkan prevalensi stunting pada tahun ini, sehingga menjadi 14 persen.

Di mana sebelumnya, angka prevalensi stunting Kabupaten Pati mencapai 18 persen.

“Ini merupakan tindak lanjut dari SE Mendagri dan SE Sekda Jawa Tengah, dan Pemkab Pati. Pada prinsipnya, ada 10 aksi yang nanti dipastikan dilaksanakan secara serentak oleh OPD-OPD sesuai kewenangannya,” tutur wanita yang juga Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Pati.

Kelompok sasaran gerakan intervensi stunting ini, meliputi ibu hamil, balita, dan calon pengantin.

Baca Juga:  Open House, Pj Bupati akan Jamu Warga Jepara dengan Opor Ayam Khas Pendopo

“Harapannya target 100% sasaran di Kabupaten Pati dapat terlaksana,” harapnya.

Ditambahkan, pada kegiatan tersebut, TPPS Kabupaten Pati juga membagikan makanan tambahan pendamping ASI kepada ibu dan balita.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini