ramadan 2026

Perhutani Lakukan Penebangan Berjangka, Kelola Hutan Tetap Produktif

waktu baca 2 menit
Selasa, 3 Feb 2026 16:22 0 215 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Perum Perhutani Kesatuan Pemangku Hutan (KPH) Pati rutin melakukan penebangan pohon secara berkala untuk mengelola produktivitas tanaman di kawasan hutan.

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Sebagaimana disampaikan Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Hukum Kepatuhan Agraria dan Komunikasi Perusahaan Perum Perhutani KPH Pati, Sulewi.

“Tahun ini ada yang namanya RPKH (Rencana Pengelolaan Kawasan Hutan), pasti ada penebangan. Setelah ditebang dipanen, siklusnya berjalan terus,” ungkapnya kepada Mondes.co.id, Selasa, 3 Februari 2026.

Bukan sekedar ditebang untuk digunakan demi profit, melainkan untuk meminimalisir kerusakan pada pohon.

ketua pgri

Pohon yang kena hama atau yang tumbuh kurang bagus, diganti dengan pohon yang lebih baik.

“Tebangan, ditanami, tumbuh, setelah 5 tahun ada penebangan. Seandainya tidak ada penebangan, mati sendiri karena yang lainnya jelek, miring, kena hama agar biar ruang bisa semakin lebat,” ujar Sulewi.

Ia mencontohkan kondisi hutan di Desa Regaloh.

Di sana rutin dilakukan penebangan agar kadar airnya menurun, demi menjaga kandungan pohon.

“Di Regaloh ada penebangan supaya kadar airnya menurun, supaya kalau rimbun tidak parah, kalau kena banting tidak pecah. Di Regaloh sudah 50 ribuan,” urainya.

Perhutani mengajak masyarakat menjaga hutan dengan menanam dan memelihara.

“Kita harus bersama-sama menjaga hutan, kalau kita menanam teman-teman masyarakat harus dukung dan memelihara. Kalau menanam tanpa pemeliharaan tanpa bantuan warga, tidak akan hidup,” urai Sulewi.

Jika tidak dirawat, maka risiko pohon mati di kawasan hutan akan banyak.

“Contohnya BKPH Kuwawur di Gunungpanti, risiko kehidupan kematian tinggi. Kami tiap tahun menanam luas-luas, kalau warga tidak ikut mendukung percuma,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Menengok Lokasi Dapur Umum Makan Bergizi Gratis di Pati

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini