HAPPY NEW YEAR

Pentas Sound Horeg Hibur Warga Kayen di Tengah Haul Syeh Jangkung 

waktu baca 2 menit
Jumat, 2 Jan 2026 18:38 0 36 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Belasan perangkat sound horeg menggetarkan Kabupaten Pati bagian selatan, tepatnya di Desa Kayen, Jumat, 2 Januari 2026.

Sound horeg ini didatangkan untuk memeriahkan haul tokoh leluhur asal Desa Kayen, yakni Syeh Jangkung.

Musik hip-hop, dangdut, dan remix diputar dengan volume suara di atas rata-rata untuk menghibur warga setempat.

Bahkan, adanya tanggapan karnaval sound horeg ini membuat jalur penghubung Pati-Grobogan macet total.

Salah seorang warga yang menyaksikan karnaval sound horeg itu pun kagum dengan sajian musik tersebut.

Ia hanyut dalam kemeriahan musik yang membuat jingkrak-jingkrak.

“Ini truk-truk dengan sound horeg parkir di situ area Makam Syeh Jangkung Landoh. Ada 12 truk,” ucap seorang warga, Bella saat ditanya di lokasi.

Terpantau, sound horeg ini diiringi para penari yang mengenakan baju kebesaran produser sound tersebut.

Ada sejumlah sound yang dikirim dari produser sound dari Jawa Timur, maupun sejumlah pengusaha lokal asal Kabupaten Pati.

Sementara, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kayen AKP Parsa, mengatakan keamanan karnaval sound horeg diperketat demi kenyamanan warga serta pengguna jalan.

Bahkan, beberapa kendaraan muatan berat yang sudah terlanjur melintasi jalur Pati-Grobogan diimbau putar balik.

“Siang ini ada kegiatan pengamanan rangkaian haul Syeh Jangkung. Kemarin ada kirab di seputar jalan Kayen,” ucapnya kepada awak media.

Ia berpesan agar masyarakat tetap tertib dalam memeriahkan agenda hiburan rakyat ini.

“Harapan kami untuk sound ini berjalan aman dan kondusif. Kepada seluruh masyarakat tetap menjaga kondusivitas dengan baik,” pesannya.

BACA JUGA :  Ramai Diperbincangkan, Deklarasi Dukungan Cabup di Pati Tak Masuk Pelanggaran

Di sisi lain, tokoh agama asal Dukuh Landoh, Desa Kayen, Kartono menerangkan bahwa kegiatan karnaval sound horeg ini bukan bagian dari haul yang diselenggarakan pihak pengelola makam.

Ia menegaskan, acara karnaval sound horeg murni digelar dari inisiatif warga Desa Kayen.

“Perlu saya tegaskan bahwa ini bukan agenda rangkaian Haul Syeh Jangkung,” tandasnya.

Editor: Mila Candra 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini