HAPPY NEW YEAR

Pemkab Serius Garap Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Bandengan

waktu baca 2 menit
Jumat, 13 Feb 2026 11:23 0 58 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Pengolahan sampah terpadu menjadi pembahasan Bupati Jepara Witiarso Utomo saat bertemu dengan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU).

“Kemarin kami bertemu dengan Dirjen Cipta Karya KemenPU, ada beberapa hal strategis yang kami bahas,” kata Bupati Jepara Witiarso Utomo, Jumat (13/2/2026).

​Fokus utama diskusi tertuju pada pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu-Refuse Derived Fuel (TPST RDF) Bandengan berkapasitas 100 ton per hari yang saat ini readiness criteria sudah mencapai 90 persen.

Kementerian PU tengah memfasilitasi penyesuaian desain teknologi agar lebih efisien dan ditargetkan masuk tahap lelang pada triwulan ketiga tahun 2026.

Guna memaksimalkan kinerja TPST tersebut, Mas Wiwit sapaan akrab Witiarso Utomo, juga mendorong pembangunan 12 unit TPS3R sebagai penguat pemilahan sampah di sektor hulu.

Ia menegaskan komitmennya untuk segera menuntaskan hambatan teknis yang ada, demi kesejahteraan masyarakat.

​”Kami ingin memastikan seluruh persiapan dokumen dan teknis lapangan terpenuhi, terutama penyesuaian desain TPST dan peninjauan kembali kapasitas Embung Kalimati oleh BBWS agar proyek infrastruktur ini benar-benar efisien, dan bermanfaat untuk jangka panjang,” ujarnya.

​Menanggapi paparan tersebut, Direktur Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Infrastruktur Cipta Karya Pandu Gunadi, memberikan respons positif atas inisiatif Pemkab Jepara.

Serta, menyatakan kesiapannya dalam mengawal proyek-proyek strategis tersebut.

​Pertemuan tersebut juga membahas sektor air minum melalui usulan IPA Embung Kalimati berkapasitas 50.000 m3/hari.

​”Kami mengapresiasi keseriusan Pemerintah Kabupaten Jepara dalam menyiapkan readiness criteria dan akan segera menindaklanjuti perubahan desain teknis TPST, serta koordinasi dengan BBWS terkait kapasitas IPA Embung Kalimati agar target fungsionalitas infrastruktur dapat tercapai secara optimal,” tegas Pandu.

BACA JUGA :  Diguyur Hujan Semalaman, Petani Kacang Hijau Gusar

Juga membahas rencana penataan kawasan tematik pariwisata di Mulyoharjo dan Soekarno Hatta, maupun kawasan cagar budaya di Pendopo.

Terkait sektor sanitasi, Kementerian PU memberikan apresiasi atas pengelolaan Instalasi Pengelolaan Lumpur Tinja (IPLT) di Jepara yang dinilai baik.

Serta merespons positif usulan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) pedesaan dan  rencana penyempurnaan IPLT baru sebagai bagian dari restrukturisasi pasca pembangunan TPST RDF.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini