HAPPY NEW YEAR

Pemeliharaan Jalan Rusak, Pemkab Rembang Siapkan Rp10 Miliar

waktu baca 2 menit
Rabu, 21 Jan 2026 16:04 0 64 Supriyanto

​REMBANG – Mondes.co.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang berkomitmen melakukan percepatan perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur jalan.

Diketahui, banyak ruas jalan yang mengalami kerusakan akibat tingginya intensitas hujan dalam beberapa pekan terakhir.

Langkah ini diambil guna menjamin keselamatan, serta kenyamanan aksesibilitas bagi para pengguna jalan.

​Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rembang, Fahrudin, menyatakan bahwa pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran rutin sebesar Rp10 miliar yang difokuskan pada kegiatan pemeliharaan jalan kabupaten.

Fahrudin menjelaskan, penanganan diprioritaskan pada ruas jalan yang memiliki tingkat kerusakan cukup dalam, melalui metode tambal sulam (patching).

Langkah responsif ini didasarkan pada laporan masyarakat, serta hasil pemantauan titik-titik kerusakan yang berpotensi membahayakan perjalanan.

​“Penanganan segera dilakukan melalui berbagai skema yang telah disiapkan. Hal ini selaras dengan visi dan misi Bupati Rembang dalam mewujudkan kondisi infrastruktur jalan yang lebih layak,” ungkap Fahrudin.

Sebagai langkah antisipatif, Pemkab Rembang juga menyiapkan skema pendanaan alternatif jika anggaran rutin dirasa belum mencukupi untuk menangani kerusakan yang bersifat mendesak.

​“Jika situasinya bersifat urgensi dan menyangkut keselamatan jiwa masyarakat, kami dapat menempuh mekanisme penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT),” tambahnya.

​Selain jalan kabupaten, Pemkab Rembang juga menaruh perhatian serius terhadap kondisi jalan nasional di Jalur Pantura, khususnya di wilayah Kaliori hingga Sarang.

Terkait hal tersebut, Bupati Rembang telah menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk segera berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI agar penanganan permanen di jalur nasional dapat segera terealisasi.

BACA JUGA :  Jaga Kedamaian, Organisasi Kepemudaan Pati Diimbau Tak Gampang Terhasut Provokasi

Meskipun anggaran telah siap, Fahrudin mengakui bahwa tantangan utama di lapangan adalah faktor cuaca.

Intensitas hujan yang masih tinggi, dapat memengaruhi kualitas material perbaikan.

​“Untuk sementara, penanganan dilakukan dengan material yang memungkinkan, guna menutup lubang jalan agar tidak membahayakan. Penanganan melalui anggaran rutin bisa langsung berjalan, sementara untuk proyek skala besar yang melalui mekanisme tender, harus mengikuti tahapan pemilihan rekanan sesuai prosedur yang berlaku,” tutupnya.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini