Foto: Mensos RI, Saifullah Yusuf saat kunjungan ke Pati (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Menteri Sosial Republik Indonesia (Mensos RI), Saifullah Yusuf, mengajak seluruh jajaran pegawai di pemerintahan, khususnya Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) mengelola anggaran dana dengan bijak dan penuh pertanggungjawaban.
Ia minta pengeluaran untuk belanja diatur sesuai mekanisme yang berlaku, sehingga dapat sesuai kegunaan.
“Soal belanja-belanja, setiap rupiah yang dikeluarkan harus bisa dipertanggungjawabkan. Pembelanjaan pemerintah melalui mekanisme yang telah ditetapkan, tidak bisa asal belanja,” ujar pria yang akrab disapa Gus Ipul, ketika meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 12 Pati di Sentra Margo Laras, kemarin.
Kemensos RI selalu melakukan pembelajaran sesuai tugas dan fungsi.
Hal itu menghindarkan dari celah tindakan korupsi anggaran.
“Dalam rangka pembelanjaan kami tidak melakukan korupsi. Jangan sampai program Pak Presiden Prabowo dikotori dengan korupsi, kami jadi pihak pertama jika menemukan indikasi korupsi di lingkungan Kemensos,” ungkap tokoh Nahdlatul Ulama (NU) itu.
Pengawasan terhadap kinerja pemerintah sangatlah ketat.
Aparat Penegak Hukum (APH) senantiasa mengawasi, memeriksa, dan mengaudit tiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah.
“Kami menyampaikan bahwa setiap ada kritik, saran, masukan dari berbagai kalangan kami respon, kami tindak lanjuti karena kerja kami diawasi, diperiksa, diaudit, termasuk pemerintah kabupaten juga sama. Setiap kami diperiksa memastikan apakah pembelanjaan dilakukan dengan baik, jika terlalu mahal atau murah, itu pun dilihat secara terbuka,” katanya.
Ia menegaskan, jika ada oknum pegawai Kemensos RI yang melalukan korupsi, maka wajib untuk diproses hukum.
Pihaknya menyampaikan dengan lantang bahwa lingkungan Kemensos menolak segala tindakan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
Kemensos RI sangat membuka untuk menerima kritik, saran, dan masukan dari berbagai kalangan.
Ia juga berterima kasih bagi siapapun yang memberikan evaluasi dengan bukti terhadap kinerja maupun pengelolaan anggaran di lingkungan Kemensos RI.
“Saran dan kritik dengan bukti, saya ucapkan terima kasih, kami proses dan selanjutnya akan kami sampaikan apakah ada hal-hal yang menyimpang dari proses pengadaan Kemensos. Kalau ada kemahalan kita evaluasi dan investigasi mendalam. Proses ini sedang berlangsung,” tandasnya.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar