HAPPY NEW YEAR

Panen Raya dan Percepatan Tanam di Mojorembun, Bupati Dorong Modernisasi Pertanian

waktu baca 2 menit
Kamis, 12 Feb 2026 12:25 0 92 Supriyanto

​REMBANG – Mondes.co.id | Pemerintah Kabupaten Rembang menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga ketahanan pangan melalui kegiatan Panen Raya Padi Masa Tanam (MT) 1, sekaligus Percepatan Tanam MT 2.

Acara yang dipusatkan di Desa Mojorembun, Kecamatan Kaliori pada Kamis (12/2/2026) ini, dihadiri langsung oleh Bupati Rembang, H. Harno, jajaran Dinas Pertanian dan Pangan, Wakapolres Rembang, jajaran Forkopimcam (Kaliori, Sumber, dan Pamotan), serta kepala dinas terkait.

​Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi sektor pertanian di Kabupaten Rembang untuk beralih dari pola tradisional menuju digitalisasi dan mekanisasi pertanian yang lebih produktif.

​Dalam sesi dialog, Kepala Desa Mojorembun, Supriyanto, menyampaikan aspirasi mendesak mengenai perbaikan saluran irigasi di sepanjang jalan Mojorembun menuju Kaliori.

Menurutnya, kondisi saluran saat ini berpotensi meluap dan merugikan lahan pertanian warga ketika intensitas hujan tinggi.

​Menanggapi hal tersebut, Bupati Rembang, H. Harno, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera mengambil langkah koordinatif.

​”Terkait saluran tersebut, kewenangannya ada pada APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Pemda. Namun, Pemerintah Daerah juga dapat mengusulkan ke tingkat provinsi. Kebetulan kami memiliki komunikasi yang baik dengan pihak PU Provinsi melalui Ibu Harmusa, sehingga nanti akan dibantu proses komunikasinya agar segera tertangani,” jelas Bupati.

​Harno juga menambahkan bahwa upaya penyediaan cadangan air terus digenjot, terbukti dengan realisasi embung long storage di Sarang dan pembangunan bendungan di Kaliombo yang sedang berjalan.

​Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto, mengungkapkan alasan terpilihnya Desa Mojorembun sebagai lokasi panen raya tahun ini.

BACA JUGA :  Demam Berdarah Hantui Warga Karimunjawa, Rawat Inap Puskesmas Penuh 

Ia menilai, Mojorembun telah bertransformasi menjadi desa yang adaptif terhadap teknologi.

​”Desa ini memiliki keistimewaan dalam penerapan teknologi pertanian, khususnya irigasi perpompaan dari sungai yang dialirkan langsung ke sawah. Kehadiran alat pertanian modern di sini sangat krusial, terutama saat pasokan air sulit diprediksi. Dampaknya luar biasa, yang semula hanya bisa panen satu kali setahun, kini mampu mencapai dua hingga tiga kali panen,” ungkap Agus Iwan.

​Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam menjaga produktivitas lahan, Bupati Harno menyerahkan penghargaan dan bantuan kepada kelompok tani terbaik di wilayah tersebut.

Tidak hanya fokus pada sektor pertanian, acara ini juga diwarnai dengan aksi sosial berupa pemberian santunan kepada sejumlah lansia dan anak yatim.

Langkah inii sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Rembang terhadap kesejahteraan masyarakat desa secara menyeluruh.

​Melalui kegiatan Panen Raya dan Percepatan Tanam ini, Pemkab Rembang optimistis target produksi padi tahun 2026 dapat tercapai maksimal.

Didukung oleh infrastruktur yang lebih baik dan kesiapan petani dalam mengadopsi teknologi modern.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini