HAPPY NEW YEAR

Panen Jagung Kuartal I di Watulimo, Polres Trenggalek Apresiasi Stakeholder

waktu baca 2 menit
Selasa, 10 Feb 2026 16:58 0 100 Heru Wijaya

TRENGGALEK – Mondes.co.id | Polres Trenggalek bareng stakeholder dan petani lokal gelar panen raya jagung kuartal I.

Agenda tersebut terbagi pada dua lokasi, yakni di Desa Watuagung dan Desa Watulimo, Kecamatan Watulimo, Selasa, 10 Februari 2026.

Didampingi sejumlah pejabat utama dan jajaran instansi samping, Kapolres Trenggalek AKBP Ridwan Ridwan Maliki menghadiri kegiatan tersebut.

Kepada awak media, dirinya menyampaikan jika program ini merupakan implementasi dari bentuk dukungan Polres Trenggalek dalam pemenuhan ketahanan pangan nasional.

“Ini merupakan salah satu upaya Polri mendukung program ketahanan pangan, terutama komoditas jagung,” ungkapnya.

Menurut Kapolres, demi menyukseskan misi itu, pihaknya tetap bekerja sama dengan stakeholder maupun para petani sekitar.

Mengingat, mewujudkan swasembada pangan memerlukan proses, tahapan, sekaligus strategi berjenjang berskala nasional.

Maka harus melibatkan seluruh sumber daya sesuai peran maupun kompetensi masing-masing agar hasil optimal.

“Disampaikan terima kasih dan apresiasiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak atas dukungannya. Baik kepada para petani ataupun instansi samping yang telah bersinergi demi mendukung agenda ini. Dari Trenggalek untuk Indonesia,” ucap AKBP Ridwan.

Dirinya menambahkan, untuk hasil panen dari keseluruhan lahan seluas 7 hektare yang ada, diperkirakan mencapai 35-40 ton jagung, bahkan lebih.

Dengan melimpahnya jagung panenan, maka bahan baku pakan ternak akan tercukupi.

Sehingga, kebutuhan gizi hewani peternak mampu tercover yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk mendukung program MBG.

Disampaikan juga kepada generasi muda setempat agar mau berkecimpung dalam dunia pertanian.

Sebab, potensi dan tata geografis Bumi Menak Sopal yang relatif subur, serta mudah diolah.

BACA JUGA :  Polisi Masuk Sekolah, Ingatkan Siswa Jauhi Narkoba

“Kepada generasi muda, mari jadikan petani salah satu profesi yang menarik. Karena di era sekarang ini, sektor pertanian dan peternakan sangat menjanjikan. Terlebih saat dikelola, serta didukung dengan etos kerja yang optimal, pastilah bisa memberikan nilai ekonomi tinggi,” imbaunya.

Dalam kesempatan itu, digunakan pula untuk ruang diskusi kamtibmas dan menampung aspirasi masyarakat.

Sebagai contoh, unek-unek warga tentang distribusi pupuk, tren kejahatan terkini, kerawanan menjelang bulan puasa, hingga soal intensitas patroli yang perlu ditingkatkan.

Terutama untuk menjaga stabilitas maupun kondusifitas Kamtibmas wilayah.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini