Foto: Musrenbang Pemkab Pati (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Badan Perencanaan, Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Pati memfasilitasi penyusunan dokumen Rancangan Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kabupaten Pati tahun 2027 dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Pati.
Berbagai masukan untuk rancangan kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati pun disampaikan di forum tersebut.
Kepala Bapperida Kabupaten Pati, Muhtar, menyebut dua isu strategis yang menjadi fokus tahun 2027, yakni penanganan bencana alam dan penuntasan infrastruktur.
Terlebih, sejak mulai 2025 dan 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati telah giat melangsungkan pembangunan fisik.
“Musrenbang membahas Rancangan Kerja Pemerintah Daerah atas masukan forum, kami bersama tim menindaklanjuti untuk disampaikan ke Inspektorat, di-review, dibahas ke tingkat provinsi, sehingga terintegrasi dengan program nasional dengan provinsi. Isu strategis yang jadi perhatian di 2027, pertama penanganan banjir, kekeringan, dan tanah longsor. Kemudian, penuntasan infrastruktur,” ungkapnya usai kegiatan Musrenbang RKPD Kabupaten Pati tahun 2027 di Pendopo Kantor Bupati Pati, Selasa, 31 April 2026.
Muhtar menambahkan, jika kedua perhatian itu telah terlaksana, maka Pemkab Pati akan fokus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Setelah itu, pihaknya akan mengoptimalkan potensi ekonomi lokal.
“Setelah dominan di 2025-2026, maka 2027 tuntas (infrastruktur). Arah kebijakan berikutnya peningkatan kualitas SDM, optimalisasi pertumbuhan ekonomi dengan memanfaatkan potensi lokal daerah, potensi wisata alam lainnya,” imbuhnya.
Terkait dengan optimalisasi pertumbuhan ekonomi lokal, pihaknya telah membahas dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil seperti Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati.
Kemudian, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pati.
Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati.
Retribusi menjadi peluang untuk mendongkrak sektor ekonomi lokal.
“Sudah dibahas OPD penghasil dengan Bupati. Retribusi jadi peluang, contoh parkiran jika dikelola dengan baik, bisa lebih intensif dengan digitalisasi dan sektor lain, aset-aset yang saat ini dikelola dengan baik,” urainya.
Selain itu, pendapatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Pati juga dioptimalkan oleh Pemkab Pati.
Oleh sebab itu, pendapatan daerah dan manajemen aset dapat optimal.
“Mengoptimalkan pendapatan daerah dan intensifikasi-esktensifikasi sektor pendapatan dan manajemen aset. Intensifikasi dari yang sudah ada seperti digitalisasi, kemudian ekstensifikasi objek pajak yang belum digarap,” tandasnya.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar