Foto: Pelaksanaan vaksinasi influenza anggota Polres Trenggalek di Aula Tatag Trawang Tungga Mapolres (Mondes/Her) TRENGGALEK – Mondes.co.id | Guna meminimalisir potensi gangguan kesehatan pada anggota, Polres Trenggalek gelar vaksinasi influenza.
Kegiatan difokuskan bagi anggota Polri maupun ASN di semua Satker Polres Trenggalek dan Polsek jajaran.
Ratusan personel turut mengikuti agenda tersebut di Aula Tatag Trawang Tungga Mapolres, Selasa, 9 Juni 2026.
Dihubungi Mondes.co.id, Kasidokkes Aiptu Lukman Hadi Ismanto, mengatakan jika pelaksanaan vaksinasi merupakan bentuk kepedulian dan perhatian institusi terhadap kesehatan anggotanya.
Mengingat, saat sekarang memang sedang memasuki masa pancaroba, jika bahasa di Trenggalek disebut bediding.
“Pada siklus ini biasanya udara menjadi lebih dingin dan kering. Sehingga dapat memicu penurunan daya tahan tubuh. Sehingga berpotensi menimbulkan rentan terhadap berbagai macam penyakit. Salah satunya adalah influenza,” sebut Aiptu Lukman.
Selain itu, masih lanjut dia, selaku petugas kepolisian, selalu dituntut siap sedia setiap waktu dalam menjalankan tugas.
Sehingga harus didukung oleh tubuh yang sehat dan fisik prima, untuk memastikan hal tersebut.
“Memastikan kondisi prima tiap personelnya, Polres Trenggalek pun secara rutin melakukan skrining kesehatan bagi anggota,” imbuhnya.
Dalam agenda hari ini, Kasidokkes menambahkan, pelaksanaan dimotori oleh Sidokkes yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Tulungagung dan Klinik Pratama Bhayangkara Trenggalek.
Pada sesi awal telah disiapkan 150 dosis vaksin, namun dikarenakan keterbatasan jumlah, maka diprioritaskan dahulu bagi pencegahan ataupun yang berpotensi kerentanan.
“Sementara diberikan dalam upaya pencegahan, serta yang punya tingkat kerentanan dulu. Nanti sisanya akan dilakukan secara bergiliran,” jelas Aiptu Lukman.
Di samping vaksinasi, tandasnya lebih jauh, dilakukan pula pemeriksaan kesehatan bagi para peserta.
Meliputi pengecekan tekanan darah atau tensi dan pemeriksaan gigi oleh tenaga medis profesional.
Kemudian, peserta bisa pula berkonsultasi langsung dengan dokter terkait keluhan, maupun gangguan kesehatan yang dialami, guna mendapat rekomendasi tindak lanjut ke fasilitas kesehatan yang ditunjuk.
“Ada pula sesi dental fitness (pemeriksaan gigi) dan tes urine Narkoba. Alhamdulillah semua negatif,” pungkasnya.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar