Foto: Miniatur banjir Sumatera karya MA Sunan Prawoto (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Madrasah Aliyah (MA) Sunan Prawoto menampilkan kreasi unik pada ajang karnaval Haul Sunan Prawoto yang digelar kemarin.
Para siswa-siswi beserta jajaran guru menunjukkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan pada iring-iringan karnaval di Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati.
Adapun properti yang dipamerkan meliputi miniatur ilustrasi banjir bandang yang dibuat secara detail.
Kemudian, properti perahu evakuasi tanggap bencana, sejumlah poster kampanye peduli lingkungan, properti pohon buatan berukuran besar, dan beberapa piranti yang menggambarkan kondisi bencana imbas kerusakan lingkungan.
Iring-iringan juga dilengkapi dengan peragaan ala tim tanggap bencana.

Siswa-siswi sangat antusias, meskipun harus membopong properti yang amat sangat banyak.
Mereka juga membagikan bibit pohon ketika berjalan beriringan menuju Makam Sunan Prawoto.
“Semuanya terbuat dari daur ulang sampah,” ucap Waka Kesiswaan MA Sunan Prawoto, Salafudin, saat diwawancarai awak media di halaman MA Sunan Prawoto, Selasa, 6 Januari 2026.
Selain menampilkan kampanye peduli lingkungan, siswa-siswi juga langsung mempraktikkan bentuk kecintaan pada lingkungan itu sendiri.
Salafudin menyebut butuh waktu dua minggu untuk menyelesaikan properti tersebut.
Menurutnya, pesan dari properti ini yaitu agar masyarakat sadar pada kelestarian alam dan kebersihan lingkungan di sekitar.

Pasalnya, saat ini di Indonesia, khususnya di Desa Prawoto itu sendiri kerap dilalui banjir bandang saat hujan deras turun.
Di samping itu, gambaran ini juga mengingatkan mirisnya kejadian bencana banjir bandang di Pulau Sumatera.
Saking mengerikannya, puing-puing pohon, material lumpur, dan bangunan terbawa arus hingga memutus rantai kehidupan di daerah tersebut.
“Kita pengen sampaikan bahwa alam kita harus dijaga, tahu sendiri banjir bandang di Prawoto, apalagi kemarin baru banjir Sumatera, kita sampaikan bahwa kita hidup berdampingan dengan alam. Kita jaga diri secara rohani dan ke masyarakat,” tuturnya.
Memang acara Haul Sunan Prawoto termasuk kegiatan bertemakan religi, sehingga ia berpandangan hidup menjaga alam juga termasuk perintah agama dan ajaran yang baik untuk saling menjaga makhluk ciptaan Allah SWT.
“Kita mau mengaitkan religi bukan hanya ibadah saja, tapi ada sosial, lingkungan, dan alam sekitar,” pungkasnya.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar