Foto: Akses menuju jembatan penghubung Rembang-Pati ditutup (Mondes/Supriyanto) REMBANG – Mondes.co.id | Akses transportasi yang menghubungkan dua kabupaten, yakni Kabupaten Rembang dan Kabupaten Pati lumpuh total.
Kejadian ini menyusul terputusnya jembatan penghubung antar wilayah pada Selasa (3/3/2026) siang.
Sebagai informasi, jembatan ini merupakan jalur vital bagi warga Dusun Dukoh, Desa Wiroto, Kecamatan Kaliori, Rembang yang berbatasan langsung dengan Dusun Ndahan, Desa Tamansari, Kecamatan Jaken, Pati.
Menurut keterangan salah satu warga Dusun Dukoh, Siswanto, peristiwa amblasnya badan jembatan tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.
Sebelum kejadian, wilayah tersebut memang sempat diguyur hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan debit air sungai di bawah jembatan meningkat drastis.
”Memang Semalam sekitar pukul 23.00 WIB, arus sungai sedang sangat deras. Ternyata sekitar jam 01.00 siang bagian pinggir jembatan sudah ambrol tergerus air,” ujar Siswanto saat memberikan keterangan di lokasi kejadian, kemarin.
Pantauan di lapangan, menunjukkan kerusakan parah pada salah satu ujung jembatan.
Fondasi penopang jembatan diduga tidak kuat menahan hantaman arus sungai yang sangat kuat, sehingga memicu patahnya struktur beton pada bagian pinggir jembatan.
Akibat kejadian ini, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas sama sekali karena adanya celah besar yang memutus badan jembatan.
Arus transportasi dari arah Desa Wiroto Kecamatan Kaliori menuju Desa Tamansari Kecamatan Jaken dan sebaliknya terhenti total.
Warga yang hendak beraktivitas, baik ke pasar, sekolah, maupun bekerja, terpaksa mencari jalur memutar yang jaraknya lebih jauh.
Warga berharap pemerintah daerah baik dari Kabupaten Rembang maupun Pati, segera melakukan peninjauan dan memberikan solusi darurat.
Mengingat, jembatan ini adalah akses terdekat bagi warga kedua desa untuk melakukan interaksi ekonomi dan sosial.
Hingga berita ini diturunkan, warga setempat telah memasang tanda peringatan berupa bambu dan tali seadanya agar tidak ada pengendara yang terperosok ke dalam sungai, terutama saat kondisi gelap atau malam hari.
Pengendara diimbau untuk sepenuhnya menghindari jalur Wiroto-Tamansari ini dan menggunakan jalur alternatif lain hingga ada penanganan lebih lanjut dari pihak terkait.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar