HAPPY NEW YEAR

Korban Kebakaran dan Rumah Roboh di Jepara Terima Bantuan

waktu baca 2 menit
Selasa, 20 Jan 2026 18:14 0 29 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Bumi Kartini tengah dilanda sejumlah bencana.

Rentetan cuaca ekstrem, mulai dari petir yang menggelegar, hingga angin kencang yang menderu, meninggalkan duka bagi sejumlah warga.

Selasa (20/1/2026) ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jepara menyalurkan bantuan kepada para penyintas bencana.

Di Desa Kedungcino, Kecamatan Jepara, Matsari warga RT 07 RW 03 masih mengingat betul bagaimana kilatan cahaya maut menyambar kediamannya.

Rumahnya mengalami kerusakan serius setelah dihantam petir.

Tidak jauh dari situ, nasib serupa menimpa Santoso.

Senin (12/1/2026) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB, saat sebagian besar warga terlelap, suara gemuruh hujan dan angin kencang berubah menjadi petaka bagi Santoso.

Bagian dapur rumahnya roboh seketika. Bahkan, bangunan utama rumahnya juga terdampak dan nyaris juga roboh.

“Terima kasih kami sampaikan, bantuan ini sangat berarti bagi kami untuk membantu biaya perbaikan rumah kami,” ungkap Matsari.

Duka paling dalam mungkin dirasakan oleh Siti Mufidah, warga Desa Sowan Kidul Kecamatan Kedung.

Pada Jumat (9/1/2026) pagi, sekitar pukul 05.30 WIB, menjadi hari yang kelabu.

Korsleting listrik memicu percikan api yang fatal karena menyambar bensin di dalam rumah yang ia akan jajakan.

Dalam sekejap, si jago merah melalap habis huniannya.

Tak hanya kehilangan tempat tinggal, dua unit sepeda motor miliknya kini hanya menyisakan kerangka besi yang menghitam.

Bantuan ini bukan sekadar materi, tapi juga dukungan moral bahwa ia tidak sendirian menghadapi musibah ini.

Cuaca ekstrem juga merobohkan rumah M. Zahudi di Desa Jambu, Mlonggo, atap rumahnya ambruk saat hujan deras pada Jumat sore.

BACA JUGA :  Peringatan Hari Guru 2024 di SDN Margorejo 02 Disambut Berbagai Prestasi

Beruntung, saat kejadian, ia sedang tidak berada di rumah.

Zahudi saat itu sedang menunggui sang istri yang sedang di rawat di rumah sakit.

Ketika pulang sekitar pukul 15.15 WIB, atap rumahnya telah ambrol bersamaan dengan guyur hujan dan angin kencang yang melanda.

“Beberapa hari sebelum kejadian memang di rumah sakit karena istri dirawat mau ngambil pen, tetapi saat balik itu rumah sudah rusak,” katanya penuh kesedihan.

Nasib serupa dialami Partini dan Ali Usman, dua warga Desa Pancur, Kecamatan Mayong.

Rumah mereka yang berdiri berjejeran, roboh secara bersamaan pada Rabu (14/1/2026) lalu akibat terjangan cuaca buruk.

Ketua BAZNAS Kabupaten Jepara Sholih, menyampaikan jika penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program Jepara Peduli BAZNAS Jepara.

Bantuan yang diberikan, diharapkan dapat meringankan beban biaya renovasi rumah dan kebutuhan mendesak para korban.

“Bantuan ini bersumber dari Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) yang dikelola oleh BAZNAS. Amanah ini harus segera disampaikan, terutama bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah seperti ini,” ujar Sholih.

Editor: Mila Candra 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini