Foto: Kondisi Jalan Pati-Tayu tepatnya di depan Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Jalan Pati-Tayu mengalami kerusakan cukup parah usai cuaca ekstrem menerjang Kabupaten Pati.
Sejumlah titik Jalan Pati-Tayu mengalami kerusakan imbas cuaca buruk pada bulan Januari 2026 lalu.
Titik-titik tersebut, di antaranya Desa Bumiayu dan Sukoharjo (Kecamatan Wedarijaksa), Desa Mojoagung (Kecamatan Trangkil), Desa Waturoyo dan Purwodadi (Kecamatan Margoyoso), hingga Desa Pakis (Kecamatan Tayu).
Kondisi ini dikeluhkan warga, salah satunya Luthfi.
Warga Desa Tapen, Kecamatan Wedarijaksa itu terpaksa harus meningkatkan kehati-hatian, lantaran Jalan Pati-Tayu rusak parah.
“Rusak parah, apalagi kalau hujan deras, permukaan jalan yang rusak tak terlihat. Jadi rawan kejeglong dan kecelakaan,” ujarnya, Rabu, 4 Februari 2026.
Keluhan serupa juga diutarakan Imam.
Warga Desa Ngablak, Kecamatan Cluwak ini mengaku butuh waktu ekstra saat melintasi Jalan Pati-Tayu.
“Ini ya lebih lama kalau lewat Jalan Pati-Tayu, jadi 90 menit lebih. Jadi ya bensin otomatis tambah dan tambah lelah,” terangnya.
Velg motor sempat rusak usai melintasi Jalan Pati-Tayu yang mengalami kerusakan.
Ia pun berharap perbaikan sepenuhnya segera dilakukan.
Sementara, Staf Bagian Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Abdul Jalil, mengaku pihaknya segera memperbaiki ruas tersebut.
Bahkan, Dinas PUPR Provinsi Jateng sudah mulai melakukan penambalan sejak beberapa hari yang lalu.
“Saat ini kami lakukan penambalan lubang menggunakan kegiatan pemeliharaan rutin jalan, dan sampai saat ini masih berjalan. Ini kami sisir jalan yg lubang dalam dulu, dan untuk tahun ini di ruas pati tayu akan ada kegiatan rehabilitasi jalan. Sepanjang 1 kilometer, rencana di lokasi depan RS Soewondo sampai depan Indomaret,” katanya.
Sedangkan, jalan di depan Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) Pati hingga area Tayu belum tersentuh.
Ia pun berkomitmen segera memperbaiki jalan tersebut.
“Segera pak. Ini kita tadi menambal di daerah Sidomukti dan satu tim lagi di daerah Waturoyo,” tandasnya.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar