HAPPY NEW YEAR

Ketinggian Banjir di Doropayung Juwana hingga Semeter Lebih

waktu baca 2 menit
Jumat, 16 Jan 2026 14:14 0 21 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Banjir di Kabupaten Pati terus meluap karena curah hujan yang tinggi.

Bahkan, di Desa Doropayung, Kecamatan Juwana, kedalaman banjir terdalam mencapai 1,5 meter.

Terlihat genangan air terus bertambah, seperti di sekitar Kantor Pemerintah Desa (Pemdes) Doropayung yang semula belum terdampak, hari ini, Jumat (16/1/2026) mulai kebanjiran.

Perangkat Desa (Perades) Doropayung, Saleh menjelaskan banjir di desanya sudah berlangsung enam hari.

Bukannya surut, justru air semakin bertambah tinggi karena curah hujan yang masih tinggi.

“Saat setelah 6 hari terendam, terjadi kenaikan yang sangat signifikan. Jadi jumlah rumah yang terdampak 470 rumah, 551 KK, dengan jumlah 1.235 jiwa,” jelas Saleh, hari ini.

Ratusan warga pun memilih mengungsi di sejumlah titik. Seperti di Aula Desa Doropayung, sanggar, dan eks Stasiun Juwana.

“Jumlah pengungsi tersebar di rumah saudara, di Balai Desa 15 KK dengan 56 jiwa. Kemudian, di Sanggar Senam Mamura 19 jiwa, tapi paling banyak di rumah saudara kemungkinan ada sekitar 200 KK,” jelasnya.

Saleh mengatakan, kedalaman banjir terdalam sampai 150 sentimeter.

Sedangkan di jalanan mencapai 100 sentimeter.

Genangan banjir cukup dalam karena lokasi Desa Doropayung tepat di pinggir Sungai Silugonggo.

“Untuk titik terdalam itu setinggi leher orang dewasa, sekitar 140 sampai 150 sentimeter. Di jalan itu sampai ada yang satu perut ada yang satu dada 120 sentimeter,” jelasnya.

Warganya yang sakit pun dievakuasi ke lokasi yang aman.

“Evakuasi tadi sama bidan Desa sekitar 2, ada warga yang tidak bisa jalan kita evakuasi ke tempat yang lebih aman sebelum dilakukan tindakan dari bidan desa,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Cari Nafkah di Pecangaan, Nelayan Kedalon Ditemukan Wafat

Saleh menambahkan,warganya saat ini masih membutuhkan bantuan.

Ia pun berharap agar pemerintah memberikan perhatian kepada warga banjir.

“Kebutuhan logistik sementara ini masih tercukupi, karena membawa dari rumah masing-masing. Kemarin dapat bantuan belum kita salurkan karena jumlah pengungsi dan bantuan tidak sebanding, jadi kami masih menunggu bantuan dari donatur kalau sudah tercukupi akan dibagikan,” pungkasnya.

Editor: Mila Candra 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini