Kejari Pati Menyangkal Isu Pengondisian Proses Hukum Dua Kades di Pati.

PATI-Mondes.co.id| Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati menyangkal adanya dugaan pengondisian perkara dengan istilah “Peti Es” (Pendingin) atas kasus yang sedang dihadapi dua Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Pasalnya, kedua Kades tersebut saat ini masih menjalani proses hukum di Kejari Pati. Hal ini menyusul atas dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) renovasi Pasar desa oleh Kades Karaban, Kecamatan Gabus. Serta dugaan penyalahgunaan wewenang oleh Kades Wonorejo, Kecamatan Tlogowungu.

Sebelumnya, telah beredar kabar dari salah satu sumber yang tidak mau disebutkan namanya. Dirinya mengaku kepada wartawan beberapa waktu lalu dan mengatakan, jika sejumlah Kades telah mendesak Pasopati terpilih untuk segera mengondisikan perkara dua Kades berpekara ini agar kasusnya tidak berkelanjutan di Kejari Pati.

“Saya menduga, sejumlah Kades telah memberikan tuntutan kepada ketua Pasopati terpilih periode 2021-2027 untuk mengondisikan kasus di dua desa yang saat ini ditangani Kejari Pati,” ungkap sumber yang minta dirahasiakan identitasnya.

Adanya isu tersebut, Kepala Seksi Pidana Khusus (KasiPidsus) Kejari Pati, Herry Setyawan saat dikonfirmasi wartawan via telepon mengaku, hingga saat ini belum ada pihak yang menemuinya terkait proses hukum 2 Desa yang ditanganinya.

“Kita akan lakukan sesuai SOP, dan saat ini kita fokus ke proses hukum yang sedang berjalan, kita juga tidak akan terpengaruh dengan isu – isu diluar sana, sampai saat ini belum ada pihak yang dimaksud menemui kita,” ungkap Harry Setyawan. Pada Jumat (12/11/2021).

Sementara Pandoyo, Ketua Pasopati terpilih periode 2021-2027 pada pemilihan bulan September lalu, saat dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telepon enggan menaggapi panjang lebar atas kabar tersebut.

“Besok saja ketemu darat mas, soalnya nanti siang saya ada acara ketempat hajatan nikahan dan saya tidak suka bersteatmen, ini pun saya lagi sibuk disawah,” tandas Pandoyo.

(Dn/Tm/Mondes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.