Foto: Peluncuran Program pemberdayaan ekonomi produktif “Marbot Berdaya” (Mondes/Dian) JEPARA – Mondes.co.id | Program pemberdayaan ekonomi produktif “Marbot Berdaya” resmi diluncurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jepara, bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026.
Peluncuran ditandai secara simbolis lewat pelepasan balon oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo, Wakil Bupati M. Ibnu Hajar, serta Ketua BAZNAS Jepara M. Nasrullah Huda di halaman Sekretariat Daerah Jepara, kemarin.
Ketua BAZNAS Jepara, M. Nasrullah Huda (Gus Huda), mengungkapkan bahwa program ini dirancang untuk mengangkat kesejahteraan para penjaga masjid di wilayah Kota Ukir.
Pada tahap awal, sebanyak 200 marbot yang lolos asesmen akan menerima bantuan modal dan pendampingan usaha yang disesuaikan dengan keterampilan masing-masing.
Mulai dari modal dagang, gerobak, container box, alat katering, mesin bubut ayam, hingga ternak kambing.
Gus Huda menargetkan program ini menyasar marbot dari sekitar 1.170 masjid di Jepara secara bertahap.
Persyaratannya, masjid terkait harus terdaftar resmi di Kemenag dan telah membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ).
Menurutnya, setelah fisik masjid megah, giliran kemandirian ekonomi marbot dan jemaah yang perlu disentuh.
Manfaat nyata ini dirasakan Achmad Chusni Mubarok, marbot Masjid Al-Ridho Kelurahan Jobokuto.
Pria yang sudah mengabdi selama 10 tahun ini, bersyukur mendapatkan suntikan modal untuk mengembangkan usaha konter seluler kecil-kecilan.
Tak berhenti di situ, BAZNAS Jepara juga membagikan kacamata gratis kepada 186 santri dan guru di bawah naungan RMI serta LP Ma’arif NU Jepara.
Salah satu penerima, Muhammad Ulil Absor, santri Ponpes Darussalam Saripan asal Batang, mengaku gembira karena kacamata pertama dalam hidupnya ini akan sangat membantu kelancaran kegiatan mengaji dan belajarnya.
Editor; Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini