ramadan 2026

Kabar Bagus, Ada Tambahan Stok Elpiji di Pati Selama Ramadan 

waktu baca 2 menit
Senin, 2 Mar 2026 12:22 0 26 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Pasokan elpiji untuk masyarakat ditambah.

Kondisi ini juga terasa di Kabupaten Pati selama Ramadan ini.

Pihak Pertamina sudah menyalurkan tambahan stok elpiji di wilayah Kabupaten Pati dan sekitarnya.

Hal itu disampaikan oleh Manager Communication, Relations, and Corporate Social Responsibility (CSR) Jawa Bagian Tengah PT Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan, belum lama ini.

“Kita salurkan tambahan untuk Pati Raya dan sekitarnya. Sebelumnya tanggal 17 Februari juga sudah ada tambahan,” sebutnya.

Ia mengungkapkan bahwa menurut deteksi sementara, kejadian langkanya elpiji 3 kilogram sempat menghantui Kabupaten Blora, Grobogan, dan Pati.

Kejadian langkanya elpiji 3 kilogram hanya dirasakan di beberapa daerah.

Selain peningkatan permintaan, ada indikasi oknum tak bertanggung jawab memainkan harga gas melon tersebut di tingkat pengecer.

Oleh sebab itu, Pertamina mengimbau masyarakat untuk membeli elpiji 3 kilogram langsung di pangkalan resmi agar mendapatkan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp18.000 per tabung.

“Belilah elpiji di pangkalam terdekat dengan cara mengakses website ptm.id garis miring info elpiji 3 kilogram,” terangnya.

Masyarakat juga dapat mengecek lokasi pangkalan terdekat melalui situs resmi Pertamina agar terhindar dari harga tinggi di tingkat pengecer.

“Kami sarankan masyarakat tidak membeli di pengecer dengan harga yang melambung tinggi. Jika menemukan harga yang jauh di atas HET, segera laporkan ke kepolisian atau dinas terkait,” pesan Taufiq.

Sementara, salah satu penjual elpiji 3 kilogram di pangkalan, Haryono, mengungkapkan jika permintaan elpiji 3 kilogram di bulan puasa meningkat.

BACA JUGA :  Pemanfaatan Antrean Online RSUD Rembang Melonjak 

Alhasil, pasokan gas melon di pangkalannya pun kerap ludes, sehingga bagi yang tidak kebagian harus antre.

Menurutnya perlu ada tambahan kuota elpiji di bulan Ramadan ini.

Ia menyebut per hari 100 elpiji 3 kilogram habis dibeli konsumen.

“Kuota 100 lansung habis. Perlu ada tambahan kisaran 50 persen dari kuota untuk Ramadan. Butuh 150 persen karena ada peningkatan kebutuhan,” beber penjual elpiji asal Desa Pagerharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati itu.

Sejauh ini, Haryono selalu mengajukan tambahan kuota.

Sayangnya, sampai sekarang tidak ada tindak lanjut penambahan kuota elpiji 3 kilogram.

“Ngajukan tambahan terus tapi belum ada tambahan gas,” tutupnya.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini