dirgahayu ri 80

Grebeg Maulid Njeporonan, Dalang Ki Wahyu Sasongko Tuban Pentas di Jepara

waktu baca 2 menit
Sabtu, 30 Agu 2025 13:22 0 83 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Dalang Ki Wahyu Sasongko asal Kabupaten Tuban pentas di Jepara dengan membawwkan lakon “Sesaji Rohonsoyo”.

Lakon ini mengangkat makna sesaji sebagai bentuk perenungan, tidak hanya pada bentuk lahiriah seperti bunga dan dupa.

Namun juga pada nilai-nilai batiniah berupa keikhlasan, pengendalian diri, serta pengorbanan ego dan keserakahan.

Ini menjadi rangkaian kegiatan Grebeg Maulid Njeporonan 2025 yang dilaksanakan di Jalan Kartini, Jumat (29/8/2025) malam.

Pagelaran wayang kulit ini digelar Yayasan Praja Hadipuran Manunggal Jepara bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Jepara.

Kegiatan budaya berlangsung tiga hari sejak 26 hingga 30 Agustus 2025.

Diawali “Tapak Tilas Leluhur Jepara” pada Senin (26/8/2025).

Dilanjutkan “Ruwatan Bumi Jepara”, sedekah alam, pembacaan Maulid, dan pagelaran wayang kulit.

Kegiatan ditutup dengan Kirab Bregodo Bertombak, reog on The Street, Pisowanan Agung, Grebeg Gunungan, dan pentas seni Topeng Ireng-Gedrug Boyolali Sabtu (30/8/2025).

Ketua Yayasan Praja Hadipuran Manunggal, Khoirul Anam, menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali budaya lokal, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap warisan budaya di kalangan masyarakat Jepara.

“Saya berharap kegiatan ini bisa menumbuhkan rasa budaya di masyarakat, serta menjadi ajang untuk mengenalkan kembali tradisi Jepara kepada generasi muda,” ujar Khoirul Anam, Sabtu (30/8/2025).

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut meramaikan seluruh rangkaian acara Grebeg Maulid Njeporonan, khususnya kirab bregodo bertombak yang akan dicatat oleh Museum Rekor Indonesia (MURI).

“Biasanya Jepara dikenal lewat rekor muri UMKM, tapi kali ini saya ingin Jepara dikenal juga melalui budayanya,” tambahnya.

BACA JUGA :  Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-59, Lapas Pati Ziarahi Pahlawan

Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, yang diwakili oleh Anggota Komisi B, Tri Budi Cahyono, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan acara, khususnya para seniman dan pelaku budaya.

“Kami memberikan apresiasi sebesar-besarnya kepada para seniman Jepara yang telah turut mendukung acara ini, sehingga dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi pelestarian budaya di daerah,” ungkap Tri Budi Cahyono.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini