KONDUSIF: Tim Patroli Gabungan Subdenpom V/1-7 Trenggalek di Halaman Pasar Pon pada Senin 23 Februari 2026 malam. (Mondes/her)
TRENGGALEK, Mondes.co.id | Memastikan wilayah hukum tetap kondusif, Subdenpom V/1-7 Trenggalek menggandeng stakeholder terkait menggelar patroli gabungan. Agenda tersebut merupakan tindak lanjut dari perintah komando atas Pomdam V Brawijaya tentang Operasi Gaktib “Waspada Wira Clurit” dan Yustisi Polisi Militer 2026.
Dengan melibatkan pula jajaran Polres Trenggalek, Satpol PPK dan Provos Kodim 0806, kegiatan menyasar sejumlah obyek vital publik.
“Di bulan Ramadan ini patroli digelar untuk memastikan kondisi wilayah tetap kondusif, terutama tidak ada pelanggaran oleh aparatur negara terutama TNI-Polri,” ujar Dansubdenpom V / 1-7 Trenggalek, Letda Cpm Eko Djunaedi kepada Mondes.co.id, Senin 23 Februari 2026 malam.
Sejumlah titik, lanjutnya, menjadi sasaran fokus pemantauan dengan mempertimbangkan potensi kerawanan yang mungkin timbul. Diantaranya, seputar alun-alun, terminal bus, area Pasar Pon Trenggalek dan tempat hiburan malam.
Sebagai pendukung, setidaknya ada 20 personel di kerahkan dari masing-masing intitusi penegak hukum internal ini.
“Dilibatkan 6 anggota dari Subdenpom V / 1-7, 4 personel Polres Trenggalek, Satpol PPK 4 orang dan 4 anggota Provos Kodim 0806 untuk mendukung kegiatan,” imbuhnya.
Menurutnya, melalui patroli terstruktur ini akan tercipta situasi yang selalu terjaga. Mengingat, di bulan Ramadan prioritasnya adalah pelaksanaan ibadah yang aman dan nyaman.
Tidak ada konflik sosial, baik vertikal maupun horizontal ditengah masyarakat. Maka, kepada seluruh unsur dihimbau mau bersama-sama turut mewujudkan niat mulia tersebut.
“Harapannya, tercipta situasi aman dan tertib secara berkelanjutan. Umat muslim bisa melaksanakan ibadah puasa dengan nyaman,” pungkas Dansubdenpom.
Selain berpatroli, tim gabungan juga menyempatkan pula melakukan komunikasi dengan warga dilokasi. Bersama itu disampaikan edukasi agar tidak segan menyampaikan informasi kepada patugas ketika ada gangguan yang melibatkan oknum TNI dan Polri.
Redaksi
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar