PATI – Mondes.co.id | Coach Agus Yuniardi yang sebelumnya merupakan Asisten Pelatih Persatuan Sepakbola Indonesia Pati (Persipa), dikontrak tim kontestan Liga 4 Indonesia, Persatuan Sepakbola Indonesia Banyumas (Persibas).
Dirinya dikontrak sebagai Pelatih Kepala Persibas Banyumas mulai 2025 sampai dengan 2026.
Coach Adel sapaannya, mengungkapkan rasa kebahagiaan karena bisa kembali ke kampung halaman.
Rasa kangen selama 7 tahun berkarir di luar Banyumas, bakal terobati.
“Saya dikontrak satu musim kompetisi, terhitung sejak tanggal 15 Agustus 2025. Kalau ngomong perasaan, yang jelas saya bangga setelah beberapa tahun berkarir di luar kota bisa kembali menukangi Persibas, kebanggan masyarakat Banyumas,” tuturnya dengan rasa bangga saat diwawancarai Mondes.co.id pada Jumat, 29 Agustus 2025.
Di Persibas, ia menargetkan membawa klub tersebut naik kasta.
Ia menyakini proses yang dilalui tak akan mudah, tetapi sudah menjadi tanggung jawabnya sebagai Pelatih Kepala Persibas Banyumas.
“Target utama saya lebih baik dari musim-musim sebelumnya, step by step menuju ke progres yang lebih baik. Harapan besar saya bisa membawa Persibas naik kasta untuk musim 2025-2026,” harap pelatih fenomenal yang berhasil membawa Persipa Pati bertahan di Liga 2 musim 2023/2024 usai terseok-seok.
Menurutnya, berkarir di klub yang pernah ia bela, menjadi tantangan tersendiri.
Kemudian, kenyamanan akan lebih ia peroleh ketika berkarir di klub yang sudah tidak asing bagi Coach Adel, sehingga faktor tersebut menjadi alasannya memikul beban di Persibas Banyumas.
“Alasan utama karena kedekatan dengan pengurus Persibas yang baru, visi misi yang Persibas tawarkan ke saya cukup dan jadi tantangan buat saya. Dan juga dekat dengan rumah saya tinggal,” ungkapnya.
Sebagai informasi, Agus Yuniardi menangani Persipa Pati selama empat musim, sejak di Liga 3 Indonesia maupun di Liga 2 Indonesia pada 2021 sampai 2025.
Baginya, bangga melatih klub berjuluk Laskar Saridin.
Selain itu, ia juga berterimakasih kepada jajaran manajemen Persipa Pati dan suporter Persipa Pati yang telah mendukung serta membersamainya.
Ia memohon maaf jika pernah menorehkan kesalahan di Persipa Pati.
“Saya berterimakasih sudah diberi ruang dan waktu yang sangat panjang empat musim bersama Persipa, saya merasa Pati sudah seperti rumah kedua buat saya. Ucapan terima kasih saya untuk warga Pati, Patifosi dan yang lain telah support saya selama bersama Persipa. Mohon maaf kalau ada salah, baik yang disengaja maupun tidak disengaja,” ujarnya.
Ia menegaskan, kepindahan dari Persipa Pati murni karena profesionalitas, bukan pada kekecewaan.
Sehingga ia menghormati kebijakan manajemen Persipa Pati yang baru ini.
“Tiidak ada kekecewaan dengan manajemen Persipa, saya pergi dari Pati semata-mata memang alasan profesional. Manajemen baru punya hak penuh untuk menentukan siapa yang mesti bekerja sama dengan Persipa musim ini, saya sangat menghormati itu karena itu dinamika di dalam sebuah tim,” pungkasnya.
Sebagai informasi, saat ini Persipa Pati di bawah manajemen yang dikelola oleh Saiful Arifin. Kemudian, Pelatih Kepala Persipa Pati kini Rudi Widodo.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar