DPRD Kabupaten Pati Dukung Penuh Pelaksanaan Program Vaksinasi

PATI-Mondes.co.id| DPRD Kabupaten Pati dukung penuh pelaksanaan kegiatan program satu juta pemberian Vaksin dalam satu hari yang diselenggarakan oleh TNI dan Polri, dimana dalam pelaksanaannya juga melibatkan Forkompinda dan jajaran terkait untuk mensukseskan program tersebut.

Dari DPRD Kabupaten Pati sendiri, dihadiri oleh Endah Sri Wahyuningati selaku Wakil Ketua dari Komisi D DPRD Kabupaten Pati. Sabtu (26/6/2021).

Dalam pelaksanaannya hari ini, ribuan pekerja pabrik makanan dari PT. Dua Kelinci yang berlokasi di pinggir jalan raya Pati-Kudus KM 6,3 selesai mengikuti program vaksinasi tersebut. Dimana, selain ditempatkan di tenda-tenda dan lokasi lingkungan Perusahaan yang telah tersedia, di tempat-tempat lainnya juga sudah dipersiapkan agar pelayanan vaksinasi ini bisa berjalan maksimal.

Kendati demikian, upaya terpenting dalam memberikan layanan tersebut tidak sampai terjadi kerumunan massa, sehingga pihak perusahaan yang bekerja sama dengan jajaran Polri/TNI ini benar-benar mempersiapkannya secara maksimal. Bahkan bagi pekerja yang selesai mendapatkan vaksinasi pun diberitahukan melalui pengeras suara, tidak perlu menunggu sampai selesainya saat observasi bereaksinya vaksin.

Akan tetapi, mereka dianjurkan untuk segera meninggalkan lokasi tersebut, dan melalui upaya itulah terjadinya kerumunan bisa dihindari. Sebab, jika dalam kesempatan tersebut terjadi hal-hal yang di luar kemampuan, maka pekerja yang masih berada di lingkungan lokasi perusahaan segera mendapat pertolongan dari tim medis.

Sebaliknya, jika yang bersangkutan sudah sampai di rumah, maka mereka pun bisa menghubungi kontaks personel yang khusus bertugas menangani hal tersebut. ‘Dengan demikian, segala sesuatu dalam pelaksanaan vaksinsi dalam jumlah peserta yang tidak sedikit ini, jika sampai terjadi hal-hal di luar kemauan bisa secepatnya teratasi.

Dari pantauan di lokasi berlangsungnya vaksinasi para pekerja perusahaan makanan PT Dua Kelinci, sedikitnya terbagi dalam 35 lokasi. Semuanya terpusat di dalam lingkungan perusahaan, sehingga jika jumlah semula ditargetkan 4.100 pekerja maka satu kelompok rata-rata harus memberikan pelayanan lebih dari 110 orang.

Dengan demikian, dalam melayani vaksinasi tiap-tiap kelompok sebanyak itu langsung di bawah koodinator dari 21 Kapolsek bersama sejumlah personel jajarannya. Sehingga pemberian vaksin pun tidak sampai berlarut-larut meskipun antara peserta vaksinasi satu dan yang lain dalam satu kelompok tetap harus sedikit sabar menunggu.

Di sisi lain dari jajaran manajemen juga mengambil langkah memutus terjadinya waktu antre agar segera bisa dituntaskan, yaitu dengan meminta semua tim vaksinator dari tiap kelompok untuk saling membantu. Yakni, bagi yang sudah tidak melayani peserta agar ikut membantu dengan memanfaatkan vaksin yang masih tersisa, untuk peserta vaksinasi kelompok di sebelahnya.

Bupati Haryanto dalam sambutannya juga mengungkapkan bahwa Pemerintah akan terus memaksimalkan pemberian vaksinasi ini kepada warganya.

”Akan tetapi jumlah vaksin yang masih terbatas, maka sampai saat ini yang lainnya masih harus menunggu giliran,”ujarnya

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pati Endah Sri Wahyuningati mengatakan, jika proses pemberian vaksin harus dilakukan dengan penjadwalan yang tepat untuk memberikan layanan vaksinasi ke seluruh masyarakat Kabupaten Pati, dan juga Pandemi ini bukan hanya tugas dan tanggung jawab tim gugus tugas saja melainkan kesadaran sepenuhnya terhadap seluruh warga masyarakat Kabupaten Pati.

“Mari bersama – sama melakukan prokes 6 M dan memutus mata rantai penyebaran virus Covid 19 di Kabupaten Pati ini,” pungkasnya.

(Dn/Mondes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.