Dinsos P3AKB Pati Giat Berdayakan Perempuan dan Lindungi Korban Kekerasan

waktu baca 3 menit
Rabu, 8 Apr 2026 15:37 0 42 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak & Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Pati melakukan kolaborasi dan kerja sama dengan berbagai pihak.

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Yakni terkait penyelenggaraan sosialisasi mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Melalui Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinsos P3AKB Kabupaten Pati, pendampingan psikologi, hukum, dan mediasi bagi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), serta kekerasan seksual.

“Kami berkoordinasi dan kerjasama dengan instansi terkait, intinya untuk memberikan pencegahan dan pendampingan, baik dari dinas maupun melalui UPTD PPA (Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak). Kami memberikan pendampingan psikologi, hukum, dan mediasi korban kekerasan seperti KDRT, kekerasan anak maupun kekerasan seksual,” terang Kepala Bidang (Kabid) PPPA Dinsos P3AKB Kabupaten Pati, Hartini saat ditemui Mondes.co.id di ruangannya, Rabu, 8 April 2026.

ketua pgri

Ia menerangkan, pemberdayaan perempuan dijalankan, salah satunya melalui Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSAPGA).

PUSPAGA memberikan edukasi bagi orang tua untuk membantu mengasuh anak maupun penguatan peranan keluarga dalam membentuk karakter anak.

“Untuk giat-giat di kami mengadakan layanan gratis yang namanya PUSPAGA, memberikan edukasi orang tua dalam pembentukan karakter anak juga membantu mengasuh anak. Selain itu juga konseling juga konseling catin di bawah 19 tahun,” ujarnya.

Di PUSPAGA juga ada layanan konseling bagi calon pengantin (catin) di bawah umur.

Dijelaskan bahwa tiap Senin dan Kamis, layanan PUSPAGA dibuka secara gratis untuk mengedukasi catin.

BACA JUGA :  Momentum HUT ke-80 RI, Ratusan Warga Binaan Rutan Trenggalek Terima Remisi

Pentingnya pemberdayaan perempuan, menjadi perhatian bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.

Hartini menyampaikan, giat pemberdayaan perempuan di Kabupaten Pati menggelar peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan perempuan.

Kemudian, pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang melibatkan pengusaha perempuan.

Selanjutnya, giat pemberdayaan perempuan di Kabupaten Pati juga melalukan penguatan sinergi pendidikan anak usia dini dan pemberdayaan perempuan untuk penguatan kualitas hidup.

“Dalam mendukung adanya gerakan pemberdayaan perempuan, Pemerintah Kabupaten Pati mendukung pemberdayaan perempuan,” paparnya.

Di tahun 2026 ini, Dinsos P3AKB Kabupaten Pati menggelar pelatihan-pelatihan pencatatan pelaporan kasus.

Mulai dari kekerasan terhadap perempuan, kekerasan terhadap anak, Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), dan Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH).

Pelatihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur dan petugas dalam mendokumentasikan kasus secara akurat dan meningkatkan koordinasi antar lembaga pelayanan dalam hal data rujukan maupun pelaporan.

“Di UPTD juga memberikan layanan dan perlindungan bagi perempuan dan anak yang mengalami kekerasan, seperti pelayanan pengaduan, pendampingan hukum, pemulihan korban, layanan psikologis, dan rujukan lembaga rujukan. Organisasi perempuan juga mendampingi korban kekerasan untuk melapor ke UPTD dan mengadakan pertemuan atau koordinasi, baik tingkat desa dan masyarakat,” tandas Hartini.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini