HAPPY NEW YEAR

Dicopot dari Plt Sekdin Disdikbud Pati, Andrik Angkat Bicara

waktu baca 2 menit
Rabu, 4 Feb 2026 17:33 0 82 Redaksi

PATI – Mondes.co.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati tak henti-hentinya menjadi sorotan publik.

Setelah operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret Bupati Pati nonaktif Sudewo, publik kembali digemparkan dengan pergeseran pejabat Pemkab yang dinilai tertutup.

Satu per satu pejabat yang terdampak pun mulai terkonfirmasi.

Plt Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati, Andrik Sulaksono, membenarkan dirinya termasuk dalam jajaran pejabat yang mengalami pergeseran.

Andrik menegaskan, tidak mempermasalahkan keputusan tersebut.

Menurutnya, pergantian pejabat merupakan hal yang lumrah dalam dinamika birokrasi pemerintahan.

“Tidak ada masalah. Pergantian pejabat adalah hal yang biasa. Yang pasti saya legowo dan ikhlas, tetap bekerja secara profesional,” ujar Andrik, Rabu (4/2/2026).

Meski demikian, Andrik mengaku tidak mengetahui latar belakang, maupun alasan dirinya digeser dari jabatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa keputusan itu sepenuhnya merupakan kebijakan pimpinan.

“Untuk latar belakang dan alasannya apa saya tidak tahu. Hal itu merupakan kebijakan beliau yang harus kita hormati dan terima,” lanjutnya.

Dirinya juga menegaskan sikap sebagai aparatur sipil negara tetap patuh pada garis komando.

“Yang jelas saya patuh dan loyal terhadap pimpinan,” tegasnya.

Sebelumnya, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra telah membenarkan adanya pergeseran sejumlah pejabat.

Adapun alasannya agar pemerintahan daerah lebih fokus pada penanganan bencana banjir.

Ia menyebut, kebijakan tersebut telah dikonsultasikan dengan Gubernur Jawa Tengah.

Namun hingga kini, daftar resmi pejabat yang digeser, belum diumumkan secara terbuka.

Berdasarkan penelusuran awak media, sejumlah jabatan yang mengalami pergeseran, di antaranya Plt Sekretaris Disdikbud Pati serta Plt Camat Winong yang kini dijabat Alfonsus Riko Rinaldi, termasuk beberapa pejabat lainnya.

BACA JUGA :  Tim Kesehatan Hewan Kurban Disiapkan, Ada 3 RPH di Jepara 

Di tengah kondisi Kabupaten Pati yang masih menghadapi bencana banjir, serta sorotan publik pasca OTT dugaan jual beli jabatan perangkat desa, pergeseran pejabat tanpa penjelasan rinci dinilai memunculkan tanda tanya.

Terlebih, beberapa pejabat yang digeser mengaku tidak mengetahui secara jelas alasan di balik kebijakan tersebut.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini