Foto: Dapur umum yang dipusatkan di Kantor Kecamatan Tayu (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati turut terkena banjir.
Kondisi ini memaksa didirikannya dapur umum yang berpusat di Kantor Kecamatan Tayu.
Terdapat sembilan desa di Kecamatan Tayu yang terkena terjangan banjir bandang sejak Jumat, 9 Januari 2026 malam lalu.
Akibatnya, ribuan rumah warga di sejumlah desa tergenang air.
Di antaranya, Desa Keboromo, Sambiroto, Tayu Kulon, Tayu Wetan, Margomulyo, Dororejo, Jepat Kidul, Kedungsari, dan Tunggulsari.
Banjir di sebagian desa sudah surut.
Kini tinggal Desa Tunggulsari dan Margomulyo yang rumah warganya tergenang banjir.
Namun, ribuan hektare lahan di sembilan desa tersebut masih tergenang banjir hingga kini.
“Yang terdaftar itu ada sembilan desa, tapi yang paling parah itu di sekitar tanggul Sungai Tayu,” ujar Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kecamatan Tayu, Zahrotul Istiqomah, Senin, 12 Januari 2026.
Dengan didirikannya dapur umum, diharapkan bisa membantu para warga terdampak.
“Dapur umum Kecamatan Tayu ini untuk meringankan beban saudara kita yang terdampak banjir,” urainya.
Setiap harinya, dapur umum ini bisa memasak lebih dari 500 porsi.
Dapur umum ini sendiri baru didirikan pada Minggu, 11 Januari 2026.
“Kemarin 500 lebih hari ini juga 500 lebih, Alhamdulillah ada sejumlah donatur yang memberikan bantuan. Baru kemarin didirikan, ini hari kedua,” ucapnya.
Sejumlah pihak turut membantu, mulai dari Nahdlatul Ulama (NU), Fatayat, Ansor, PKK Kecamatan, dan beberapa relawan lainnya.
“Banyak sekali yang membantu kegiatan ini,” tandasnya.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar