HAPPY NEW YEAR

Chandra Mengaku Tak Tahu Menahu Soal Korupsi Jual Beli Jabatan Perades

waktu baca 2 menit
Rabu, 21 Jan 2026 16:35 0 84 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Resmi menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra mengungkapkan jika era baru telah mulai.

Meski begitu, ia mengakui jika memimpin Kabupaten Pati menghadapi tantangan berat.

Ia pun membutuhkan peran serta masyarakat membersamai pemerintahan yang dipimpinnya ke depan.

“Situasi di Kabupaten Pati berat sekali, dan semoga amanah yang saya emban bisa saya laksanakan sebaik-baiknya. Saya ajak, saya minta dukungan masyarakat Kabupaten Pati supaya kondisi Kabupaten Pati berjalan baik, lancar, dan menjadi kota yang maju lagi,” ungkap Chandra kepada awak media, Rabu, 21 Januari 2026.

Chandra berjanji akan menjunjung tinggi integritas selama menjadi pimpinan daerah.

Serta menjalin hubungan baik dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), maupun Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati.

“Kami akan mengumpul OPD, Camat, adanya Pakta Integritas kita jaga bersama kehormatan Kabupaten Pati yang utama. Jadi minta dukungannya agar Pakta Integritas tidak hanya kertas biasa, tapi kita yakini bahwa pemerintahan baru bisa melaksanakan dan menjunjung tinggi integritas untuk kemajuan Kabupaten Pati. Komunikasi dengan Dewan (DPRD Kabupaten Pati) selalu,” urainya.

Saat disinggung soal Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK, ia mengaku tak memahami konteks hukuman yang menjerat Sudewo.

Bahkan, kasus jual beli jabatan perangkat desa (Perades), ia tidak tahu.

“Saya mendengar itu justru pada pagi jam 8 atau 9 pagi, saya berada di kantor, saya gak tahu ini dan itu. Saya melihat di medsos (media sosial) ternyata ada (OTT) terkait dengan Bupati kita, saya malah justru tahunya setelah OTT,” ucap Chandra.

BACA JUGA :  Ratusan Mobil Jeep Nangkring di Kejurnas Adventure Offroad 2022 Pati

Ia pun berjanji akan menjalankan mekanisme seleksi Perades secara transparan, agar dapat diawasi masyarakat Kabupaten Pati.

Meski begitu, Chandra belum memahami teknis pengisian Perades.

“Harapan saya harus dikembalikan, semestinya pengisian Perades harus sejujur-jujurnya, terbuka, dan dapat diawasi seluruh masyarakat Kabupaten Pati, belum ada pembahasan dengan Dispermades Kabupaten Pati. Kami masih konsentrasi melakukan giat penanganan bencana banjir dan pasca banjir,” ujar Plt Bupati Pati.

Ia mendoakan agar masyarakat terdampak banjir segera ditangani dengan optimal, serta kembali ke kondisi aman dan nyaman.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini