ramadan 2026

Bulog Launching Bantuan Pangan Alokasi Februari-Maret 2026 di Pati

waktu baca 3 menit
Rabu, 18 Mar 2026 13:48 0 51 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Badan Urusan Logistik (Bulog) mulai menyalurkan Bantuan Pangan untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026 di Kabupaten Pati.

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Pemimpin Cabang (Pinca) Bulog Pati, Meitha Nova Riany, menyebut total sebanyak 183.385 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Pati memperoleh beras dan minyak goreng (MinyaKita).

Kali ini, Bulog Kantor Cabang (KC) Pati menggelar launching penyaluran Bantuan Pangan di Desa Jimbaran, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati pada Rabu, 18 Maret 2026.

Dalam kesempatan itu pihaknya menyalurkan Bantuan Pangan ke 788 PBP.

ketua pgri

Dikarenakan penyaluran untuk alokasi dua bulan, maka setiap PBP memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter MinyaKita.

“Hari ini kita launcing penyaluran Bantuan Pangan untuk alokasi Februari dan Maret 2026, setiap PBP mendapat 2 pack (20 kilogram) beras dan 4 liter MinyaKita. Total keseluruhan sebanyak 183.385 PBP, dan hari ini di Kayen disalurkan ke 788 PBP,” paparnya di hadapan awak media.

Meitha menuturkan bahwa penyaluran Bantuan Pangan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk membantu masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan.

Bantuan Pangan ini disalurkan ke seluruh wilayah Eks-Karesidenan Pati yang menjadi wilayah kerja Bulog KC Pati.

“Program Bantuan Pangan ini diharap dapat meringankan beban masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Bulog berkomitmen memastikan penyaluran Bantuan Pangan tepat sasaran,” ungkapnya.

Disampaikannya bahwa ada penambahan 1,5 kali lipat PBP.

Bulog pun menargetkan penyaluran ini tuntas pada 31 Maret 2026 mendatang.

BACA JUGA :  Walau Sudah Turun, Harga Cabai di Pati Masih Tembus Rp90 Ribu

“Tahun ini kita dapat penambahan penyaluran PBP 1,5 kali lipat. Target penyaluran ini kemungkinan sampai pertengahan April, seharusnya 31 Maret, karena terpotong libur Lebaran, maka kemungkinan tuntas April 2026 mendatang,” katanya.

Meitha menambahkan, ketersediaan beras di Kabupaten Pati menjelang Idulfitri 1447 Hijriyah tercukupi.

Ada pun sebanyak 54.000 ton cadangan beras yang mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga enam bulan ke depan.

“Ketersediaan beras jelang Lebaran aman sampai enam bulan ke depan. Kami punya lebih dari 54.000 ton,” bebernya.

Selain itu, stok MinyaKita di Kabupaten Pati masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga satu bulan ke depan dengan pasokan 500.000 liter.

Bulog KC Pati rutin melakukan penyaluran MinyaKita ke pasar-pasar di Kabupaten Pati.

“Kebutuhan MinyaKita aman sampai satu bulan ke depan karena kami (Bulog) rutin menyalurkan MinyaKita untuk menjaga kestabilan harga untuk komersil, dan juga menyalurkan untuk operasional Bantuan Pangan. Stok di Bulog 500.000 liter per bulannya, sedangkan untuk operasional Bantuan Pangan 2 juta liter,” terangnya.

Sementara, Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Sudi Rustanto, mengapresiasi penyaluran Bantuan Pangan ini.

Menurutnya, Bulog berkomitmen menekan harga yang tengah melonjak di tengan masyarakat.

“Ini upaya Bulog menekan harga agar tidak melampaui HET (Harga Eceran Tertinggi). Saya harap di Pati cepat diluncurkan berasa SPHP (Stabilisasi Pasokan Harga Pangan) ketika tidak ada lonjakan,” pungkasnya.

Editor: Mila Candra 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini