HAPPY NEW YEAR

Bimbingan Manasik Haji 2026, Gus Hanies Titip Pesan untuk Jemaah

waktu baca 2 menit
Senin, 9 Feb 2026 17:31 0 98 Supriyanto

​REMBANG – Mondes.co.id | Suasana khidmat menyelimuti Gedung Haji Rembang pada Senin (9/2/2026) saat Wakil Bupati Rembang, M. Hanies Cholil Barro’ secara resmi membuka Bimbingan Manasik Haji tingkat Kabupaten.

Agenda ini menjadi tonggak awal persiapan spiritual dan fisik bagi ribuan calon jemaah haji asal Kabupaten Rembang yang dijadwalkan menunaikan rukun Islam kelima pada tahun 2026.

​Dalam sambutannya di hadapan para calon tamu Allah, Wabup yang akrab disapa Gus Hanies tersebut, memberikan pesan menyentuh mengenai esensi ibadah haji.

Wabup menggarisbawahi bahwa selain kemantapan niat, kekuatan fisik merupakan pilar utama dalam menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci.

​“Ibadah haji adalah ibadah fisik. Saya menitipkan pesan kepada seluruh jemaah untuk senantiasa menjaga kebugaran dan kondisi tubuh agar tetap prima, mulai dari masa persiapan di Tanah Air hingga pelaksanaan seluruh rangkaian rukun haji nantinya,” tutur Gus Hanies dengan penuh penekanan.

​Lebih lanjut, Gus Hanies menekankan pentingnya aspek kedisiplinan dan kepatuhan terhadap instruksi petugas haji.

Menurutnya, harmoni antara jemaah dan petugas adalah kunci kelancaran ibadah di tengah jutaan umat dari seluruh dunia.

​Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Rembang memiliki komitmen penuh dalam mengawal perjalanan suci ini.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan fasilitas yang memadai, baik pada fase pemberangkatan, maupun saat penyambutan kepulangan jemaah kembali ke pelukan keluarga.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, H. Ali Muchyidin, melaporkan bahwa pada musim haji 2026 ini, Kabupaten Rembang akan memberangkatkan sebanyak 1.089 jemaah.

BACA JUGA :  Jika Nekat Bermain Judi Online, Sanksi Ini akan Diterima ASN 

Keberangkatan tahun ini mencerminkan keberagaman usia yang luar biasa, di mana semangat ibadah merambah lintas generasi.

​Tercatat, jemaah tertua atas nama Tarwinah (87) dari Desa Candimulyo, Kecamatan Sedan, menjadi simbol keteguhan niat di usia senja.

Sementara itu, Muhammad Royan Helmi (16) dari Desa Kalipang, Kecamatan Sarang, menjadi representasi energi muda sebagai jemaah termuda.

​“Harapan kami, sepulangnya dari Tanah Suci, para jemaah dapat menjadi teladan dan perekat ukhuwah Islamiyah, basyariyah, serta wathaniyah di tengah masyarakat,” harap Ali Muchyidin.

​Berdasarkan data persebaran wilayah, Kecamatan Sedan menjadi penyumbang jemaah terbanyak dengan 171 orang.

Disusul Kecamatan Sarang (162 orang) dan Rembang Kota (148 orang).

Seluruh jemaah direncanakan bertolak pada gelombang kedua awal, yakni sekitar awal Mei 2026.

Jemaah akan terbagi ke dalam empat kelompok terbang, yakni Kloter 46, 47, 48, dan 49.

​Dengan dimulainya bimbingan manasik ini, diharapkan para calon jemaah haji Kabupaten Rembang dapat membekali diri dengan pemahaman manasik yang mumpuni serta mentalitas yang tangguh, demi meraih predikat haji mabrur.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini