HAPPY NEW YEAR

Banjir Lumpuhkan Pertanian Jepara, Ribuan Hektar Padi Gagal Panen

waktu baca 2 menit
Senin, 26 Jan 2026 13:46 0 32 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Bencana banjir yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, memberikan dampak serius bagi sektor pertanian.

Ribuan hektar tanaman padi dilaporkan mengalami puso atau gagal panen, sebuah kondisi yang mengancam target swasembada pangan daerah tahun ini.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Jepara, Mudhofir, mengungkapkan total lahan sawah yang terendam banjir mencapai 3.931 hektar, tersebar di 14 kecamatan.

“Dari total lahan yang terdampak, sekitar 2.807 hektar sudah dinyatakan puso. Sementara itu, hanya sekitar 1.054 hektar yang kemungkinan besar masih bisa diselamatkan,” ujar Mudhofir, Senin (26/1/2026).

Kondisi ini dipicu oleh genangan air yang merendam tanaman padi selama lebih dari sepekan.

Rata-rata tanaman yang terdampak, baru memasuki usia tanam satu bulan.

Namun, sebagian kecil lahan yang sudah siap panen pada Masa Tanam Pertama (MT 1), juga tak luput dari kerusakan.

13 dari 14 kecamatan lahan pertanian yang terdampak banjir mengalami puso.

Wilayah dengan dampak terparah berada di Kecamatan Kalinyamatan, seluas 742 hektar lahan puso.

Sedangkan di Kecamatan Pecangaan, 350 hektar lahan puso.

Kerusakan masif ini membuat target swasembada pangan di Kabupaten Jepara terancam meleset.

Tahun ini, Kementerian Pertanian RI menargetkan luas tanam di Jepara mencapai 10.957 hektar untuk masa tanam pertama.

Hingga Kamis (22/1/2026), realisasi tanam sebenarnya sudah mencapai 10.589 hektar atau hampir mendekati target, sebelum akhirnya diterjang bencana.

Menanggapi situasi ini, Mudhofir menyatakan akan mengoordinasikan kembali target luas tanam tersebut kepada pemerintah pusat.

BACA JUGA :  Operasi Pasar Murah di Jepara Akan Digelar 10 Kali Lagi

“Kami berupaya membantu petani melalui pengajuan bantuan benih dan pupuk kepada Pemerintah Provinsi Jateng maupun Pemerintah Pusat,” kata dia.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini