HAPPY NEW YEAR

Atasi Kekeringan Pesisir Rembang, Bendung Kalipang Diresmikan

waktu baca 2 menit
Jumat, 23 Jan 2026 15:36 0 46 Supriyanto

REMBANG – Mondes.co.id | Pemerintah Kabupaten Rembang mengambil langkah besar dalam memperkuat ketahanan air di wilayah pesisir.

Bupati Rembang, Harno, meresmikan proyek strategis long storage (bendung) Sungai Pang yang berlokasi di Desa Kalipang, Kecamatan Sarang, Jumat (23/1/2026).

​Pembangunan infrastruktur ini menjadi jawaban atas persoalan klasik kekeringan yang kerap melanda wilayah Sarang dan sekitarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Harno menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana dan Anggota DPR RI, Harmusa Oktaviani yang telah berkolaborasi mewujudkan aspirasi masyarakat tersebut.

​“Keberadaan long storage ini adalah solusi jangka panjang. Kami juga berterima kasih kepada warga Desa Kalipang yang telah merelakan lahannya. Ini adalah bentuk pengabdian, demi kepentingan umum yang luar biasa,” ujar Bupati Harno.

​Bupati menegaskan bahwa long storage Sungai Pang merupakan proyek percontohan (pilot project) pertama di Kabupaten Rembang.

Jika fungsi dan pemanfaatannya berjalan optimal, Pemerintah Kabupaten berencana mereplikasi model serupa di berbagai titik rawan kekeringan lainnya.

​”Jika hasil uji laboratorium menyatakan air ini layak, kami akan segera instruksikan PDAM untuk melakukan pengolahan air baku. Kebutuhan air bersih di Sarang adalah prioritas utama,” tegasnya.

​Kepala BBWS Pemali Juana, Sudarto, menjelaskan bahwa proyek yang diselesaikan dalam waktu tiga bulan (Oktober–Desember 2025) ini, merupakan wujud nyata implementasi Asta Cita Presiden RI.

Fokus utamanya adalah ketahanan pangan dan air nasional melalui pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

​“Wilayah pesisir sering terkendala intrusi air laut yang membuat air menjadi asin. Dengan long storage ini, kita membendung air tawar agar bisa dioptimalkan untuk irigasi pertanian seluas 25 hektare dan kebutuhan domestik bagi sekitar 900 kepala keluarga,” jelas Sudarto.

BACA JUGA :  MKKS SMP se-Pati Gelar Halalbihalal Idulfitri

​Ia juga menambahkan bahwa kapasitas tampung saat ini mencapai 40.000 meter kubik yang akan terus dikembangkan melalui normalisasi hilir hingga mencapai target 100.000 meter kubik.

​Selain fungsi teknis, pemerintah melihat potensi besar long storage Sungai Pang sebagai ruang publik dan destinasi wisata lokal.

Hal ini diharapkan mampu memicu munculnya UMKM baru dan meningkatkan taraf ekonomi warga sekitar.

​Senada dengan hal tersebut, Purwasih, salah satu warga yang lahannya terdampak pembangunan, mengaku ikhlas dan mendukung penuh proyek ini.

“Tahun lalu kami gagal panen karena kekeringan. Dengan adanya bendungan ini, kami petani merasa tenang karena air bisa diambil dengan pompa, meski musim kemarau,” ungkap Purwasih yang menerima ganti untung sebesar Rp140,5 juta atas lahannya.

​Proyek sepanjang 5 kilometer yang didanai melalui APBN ini, diharapkan tidak hanya menjadi infrastruktur fisik, tetapi menjadi simbol kemandirian dan kesejahteraan baru bagi masyarakat Rembang di wilayah timur.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini