Foto: Masjid Al Muhajirin di Kabupaten Pati (Mondes/Singgih) PATI — Mondes.co.id | Meski perayaan Idulfitri telah usai, arus balik pemudik masih berlangsung.
Posko Masjid Ramah Pemudik di Kabupaten Pati pun tetap menjadi tempat singgah yang dimanfaatkan untuk beristirahat dan beribadah.
Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati, Muhammad Ahsin, menyampaikan bahwa pihaknya melakukan survei untuk memastikan layanan posko tetap berjalan optimal, sekaligus menyerap masukan dari para pemudik.
“Ini bagian dari evaluasi kami untuk melihat manfaat keberadaan posko, sekaligus mendapatkan masukan dari masyarakat,” ujarnya, Sabtu, 28 Maret 2026.
Salah satu pemudik, Abdul Syukur yang melakukan perjalanan dari Bekasi menuju Bangkalan, mengaku sangat terbantu dengan adanya posko.
Ia memilih melakukan perjalanan setelah Lebaran untuk menghindari kepadatan arus mudik.
“Saya perjalanan sekitar 15 jam. Tadi subuh berangkat, dan kebetulan singgah di Batangan untuk salat dan istirahat. Posko seperti ini sangat diperlukan,” ujarnya.
Selain pemudik, posko juga dimanfaatkan para peziarah.
Abdullah misalnya, ia memanfaatkan fasilitas masjid untuk beristirahat, sekaligus mencari informasi rute ziarah.
Program Masjid Ramah Pemudik yang digagas oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam ini menjadi bentuk layanan publik Kementerian Agama dalam menyediakan tempat singgah yang aman dan nyaman selama periode mudik Lebaran 1447 Hijriyah.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar