Foto: Bupati Jepara Witisraso Utomo meninjau lokasi longsor di Desa Tempur (Mondes/Dian) JEPARA – Mondes.co.id | Warga di wilayah Desa Tempur, Kecamatan Keling kini bisa sedikit bernafas lega.
Hingga Ahad (11/1/2026) malam, aliran listrik yang sempat padam total, kini telah menyala kembali.
Pantauan di lokasi, akses jalan yang sempat tertutup material longsor mulai terbuka dan dapat dilalui secara terbatas untuk distribusi logistik.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara terus bergerak cepat melakukan langkah pemulihan.
Bupati Jepara Witiarso Utomo, beserta rombongan turun langsung meninjau lokasi.
Mereka memastikan seluruh elemen penanganan bencana, mulai dari alat berat, petugas teknis, hingga logistik, bekerja secara optimal dan terintegrasi.
“Prioritas utama pemerintah adalah membuka isolasi wilayah dan memulihkan utilitas dasar. Alhamdulillah, listrik sudah menyala dan akses jalan mulai terbuka. Ini berkat kerja keras seluruh tim gabungan di lapangan,” ujar Mas Wiwit.
Pemkab Jepara juga mematangkan rencana penguatan tebing jalan yang amblas.
Langkah konstruksi menggunakan bronjong dan pengalihan aliran air akan segera dieksekusi begitu cuaca memungkinkan, guna mencegah kerusakan susulan.
Selain infrastruktur fisik, Pemkab Jepara memastikan penanganan warga terdampak berjalan baik.
Distribusi logistik ke posko pengungsian dan operasional dapur umum dipastikan aman.
Sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga masyarakat maupun relawan, membuat penyaluran bantuan tepat sasaran.
Camat Keling Lulut Andi Arianto, mengonfirmasi membaiknya kondisi lapangan.
“Terbukanya akses jalan sangat vital untuk mempercepat masuknya bantuan dan peralatan. Dengan listrik yang sudah menyala, kami optimis pemulihan Desa Tempur bisa lebih cepat,” ungkapnya.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar