MTQ Nasional 2026 di Jateng Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama

waktu baca 3 menit
Sabtu, 12 Sep 2026 16:13 0 311 Dian A.

SEMARANG – Mondes.co.id | Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah, dinilai bukan hanya menjadi gawe umat Islam.

gempur rokok ilegal rembang

Namun juga menjadi pesta rakyat yang menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang agama.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar saat acara Malam Ta’aruf MTQ Nasional XXXI tahun tahun 2026 di halaman Kantor Gubernur Jateng pada Jumat malam, 11 September 2026.

Menurutnya, kemeriahan penyelenggaraan MTQ di Indonesia menunjukkan nilai-nilai Al-Qur’an yang dapat menghadirkan kegembiraan dan persaudaraan bagi seluruh masyarakat.

“MTQ dimeriahkan bukan hanya oleh umat Islam, tetapi juga menjadi pesta rakyat bagi masyarakat dari semua agama. Inilah Indonesia,” kata Nasaruddin.

Ia menceritakan pengalamannya saat menghadiri kegiatan keagamaan di sejumlah daerah.

Pada penyelenggaraan Pesparawi di Manokwari, misalnya, kepanitiaannya melibatkan seorang muslim.

Sementara pada MTQ tingkat provinsi di Sulawesi Utara, masyarakat Kristen turut terlibat, termasuk melalui paduan suara gereja yang menyanyikan Mars MTQ.

Kebersamaan serupa juga terlihat dalam Malam Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah.

Masyarakat non muslim turut hadir dan bergembira menyambut para kafilah di Kota Semarang.

Nasaruddin menilai, MTQ merupakan salah satu pesta rakyat yang meriah di Indonesia.

Kegiatan tersebut tumbuh melalui proses pembinaan yang berjenjang dari lingkungan masyarakat hingga tingkat nasional.

Besarnya antusiasme masyarakat juga terlihat dari panjangnya daftar daerah yang ingin menjadi tuan rumah.

Oleh karena itu, Kementerian Agama memutuskan penyelenggaraan MTQ Nasional dilakukan setiap tahun agar kesempatan bagi daerah semakin terbuka.

BACA JUGA :  Lagi-lagi Nelayan di Rembang Dilaporkan Hilang, Pencarian Masih Dilakukan 

Menurut Nasaruddin, Indonesia juga menjadi salah satu kiblat penyelenggaraan MTQ di tingkat internasional.

Pelaksanaan MTQ di Indonesia memiliki skala besar dengan keterlibatan peserta, pemerintah daerah, dan masyarakat luas.

Ia pun mengapresiasi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, serta seluruh panitia yang telah mempersiapkan penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI.

Kemeriahan di Jawa Tengah, kata dia, sudah terlihat sejak peluncuran logo MTQ.

Antusiasme masyarakat semakin terasa menjelang pembukaan dan dimulainya seluruh cabang perlombaan.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Agama dan LPTQ Pusat atas kepercayaan yang diberikan kepada Jawa Tengah untuk menjadi tuan rumah.

Terakhir kali MTQ Nasional digelar di Jawa Tengah pada tahun 1979 atau tepat 47 tahun silam.

Maka dari itu, segala hal untuk kesuksesan dan kelancaran MTQ Nasional XXXI telah disiapkan dengan matang.

Ia berharap, MTQ Nasional juga memberikan dampak ekonomi bagi Jawa Tengah.

Berdasarkan laporan yang diterima, hampir 7.831 tamu akan masuk ke Jawa Tengah.

Hotel-hotel penuh dan kendaraan rental juga banyak yang telah dipesan.

Hal ini menunjukkan besarnya antusiasme terhadap penyelenggaraan MTQ Nasional di Jawa Tengah.

“Mewakili masyarakat Jawa Tengah kami ucapkan selamat datang. MTQ Nasional ini memiliki makna mempersatukan kita yang berasal dari berbagai wilayah geografis Indonesia dan pada hari ini berkumpul bersama di Jawa Tengah,” katanya.

Antusiasme dan kemeriahan itu bukan isapan jempol belaka.

Pada saat acara Malam Taaruf, berbagai elemen masyarakat menghadiri acara tersebut.

Tak hanya perwakilan kafilah dari 37 provinsi, sejumlah kepala daerah turut hadir menyambut gelaran MTQ XXXI.

“Malam ini ada Gubernur Bengkulu, Gubernur Kalimantan Utara, serta Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat Daya. Besok rencana ada 17 gubernur yang akan datang untuk menghadiri pembukaan,” ujar Luthfi.

BACA JUGA :  Kisah Brigadir Eka, Polisi yang Sempat Disandera Kelompok Anarko

Editor: Mila Candra 

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini