Foto: Kabid PPPA Dinsos P3AKB Pati, Hartini saat diwawancarai Mondes.co.id (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Dalam penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati sedang menargetkan predikat Nindya.
Berbagai indikator penilaian pun disiapkan betul oleh Pemkab Pati.
Sebagaimana disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak & Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB) Kabupaten Pati, Hartini.
Saat ini, Kabupaten Pati sedang menduduki predikat Madya KLA yang telah diperoleh sejak tahun 2023.
Oleh sebab itu, Dinsos P3AKB Kabupaten Pati bersama berbagai pihak sedang proses peningkatan predikat penilaian itu.
Apalagi, untuk memperoleh predikat tersebut, harus mendapatkan poin yang baik.
“Integrasi ini melibatkan organisasi, pengusaha, berbagai OPD (Organisasi Perangkat Daerah). Dan saat ini Kabupaten Pati dalam proses meningkatkan predikat yang selama ini Madya,” ungkapnya kepada awak media, Rabu, 8 April 2026.
Diketahui, predikat Madya diperoleh Kabupaten Pati sejak 2021.
“Selama ini Madya. Ini di 2023 sudah menyandang Madya sejak 7 tahun sebelumnya Pratama. Ini Pemkab Pati ke depannya berkomitmen dan berusaha untuk nanti naik ke Nindya,” terang Hartini.
Sebagai informasi, penilaian predikat Pratama 500 poin, Madya 600 poin, dan Nindya 700 poin.
Pada penilaian KLA kali ini ditargetkan mampu memperoleh 700 poin tersebut.
Perlu diinformasikan, indikator penilaian KLA meliputi hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dalam pengasuhan alternatif, kesehatan desa dan kesejahteraan, pendidikan dan pemanfaatan waktu luang, kegiatan budaya, serta perlindungan khusus.
Penilaian KLA ini melibatkan Pemkab Pati, mulai dari Dinsos P3AKB, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), dan Dinas Kesehatan (Dinkes).
Selain itu, ada keterlibatan instansi vertikal seperti Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kabupaten Pati dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pati.
Kemudian, keterlibatan Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pati juga penting dalam hal ini.
Maka dari itu, pihaknya menegaskan predikat KLA tahun ini bisa meningkat.
“KLA Melibatkan Bapas, Kejaksaan, OPD-OPD, Polresta, kaitannya pengisian klaster evaluasi. Penilaiannya DP3AP2KB Provinsi Jateng yang kemarin, kita menjawab pertanyaan,” paparnya.
Selanjutnya, penyerahan penghargaan penilaian KLA akan diserahkan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).
Pasalnya, verifikasi dilakukan oleh pemerintah pusat.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar