Sasar Gen Z, Satlantas Polres Rembang dan Jasa Raharja Edukasi di Sekolah

waktu baca 2 menit
Rabu, 11 Feb 2026 18:14 0 257 Supriyanto

REMBANG – Mondes.co.id | Memasuki hari kesekian pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Rembang melakukan langkah proaktif dengan “jemput bola” ke lembaga pendidikan.

Demokrat Joni Kurnianto 2026

Berkolaborasi dengan Jasa Raharja, petugas menggelar sosialisasi intensif keselamatan berkendara yang menyasar para pelajar di sejumlah sekolah di Kabupaten Rembang pada Rabu (11/2/2026).

Langkah ini diambil, mengingat kelompok usia produktif, khususnya pelajar, seringkali menjadi subjek yang rentan dalam dinamika lalu lintas jalan raya.

Mewakili Kasatlantas Polres Rembang AKP Ryan Mitha Pangesty, Kanit Kamsel Ipda Muji Sutrisna, menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Candi tahun ini mengedepankan pendekatan humanis.

ketua pgri

Polisi tidak hanya hadir untuk melakukan penegakan hukum, tetapi lebih pada upaya preemtif dan preventif.

“Kami ingin menanamkan mindset bahwa tertib berlalu lintas bukan karena takut ditilang, melainkan karena kebutuhan akan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Pelajar adalah aset bangsa, maka kedisiplinan harus dipupuk sejak dini,” ujar Ipda Muji di sela-sela kegiatan.

Dalam edukasi tersebut, petugas membedah poin-poin krusial dalam berkendara.

Antara lain, memahami fungsi rambu dan marka jalan secara fundamental, mewajiban penggunaan helm SNI yang benar (hingga bunyi klik), serta larangan keras penggunaan ponsel saat berkendara yang menjadi salah satu pemicu utama kecelakaan pada remaja.

Melengkapi materi dari sisi kepolisian, perwakilan Jasa Raharja, Satria, memberikan wawasan mengenai aspek perlindungan dasar.

Ia memaparkan mekanisme santunan bagi korban kecelakaan, namun menekankan bahwa tujuan utamanya bukan soal klaim bantuan, melainkan kesadaran akan risiko fatal di jalan raya.

BACA JUGA :  Lapas Kelas IIB Pati Terima Penghargaan dari KPPN

“Jasa Raharja hadir sebagai jaring pengaman, namun kami jauh lebih berharap bantuan ini tidak perlu keluar. Artinya, masyarakat, terutama adik-adik siswa, harus sadar bahwa satu kelalaian kecil di jalan bisa berdampak besar bagi masa depan mereka,” tutur Satria.

Suasana sosialisasi berlangsung dinamis dengan adanya sesi tanya jawab interaktif.

Para siswa tampak antusias berdialog mengenai berbagai situasi lalu lintas yang mereka temui sehari-hari.

Di akhir sesi, petugas mengajak para pelajar untuk berkomitmen menjadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas (Road Safety Pioneer) yang mampu memengaruhi lingkungan keluarga dan teman sebaya.

Melalui sinergi lintas sektoral ini, Pemkab bersama Polres Rembang, berharap angka fatalitas kecelakaan dapat ditekan secara signifikan.

Target besarnya adalah menciptakan ekosistem jalan raya yang ramah dan tertib, dimulai dari kesadaran generasi muda hari ini.

Editor: Mila Candra 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini