HAPPY NEW YEAR

Plt Camat Winong dan Sekdin Disdik Dicopot Mendadak, Chandra Bungkam

waktu baca 2 menit
Selasa, 3 Feb 2026 16:48 0 134 Redaksi

PATI – Mondes.co.id | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati kembali mendapat sorotan dari masyarakat dalam beberapa hari terakhir.

Kali ini terkait dengan pergeseran sejumlah pejabat di lingkup Pemkab.

Selain terkesan tertutup karena minimnya informasi resmi, langkah tersebut juga dinilai kurang etis.

Mengingat, Kabupaten Pati baru saja diguncang Operasi Tangkap Tangan (OTT) dugaan jual beli jabatan perangkat desa, serta masih berada dalam kondisi bencana banjir di sejumlah wilayah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, pergeseran tersebut mencakup penugasan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdin Disdik) Pati dan Plt Camat Winong.

Namun hingga kini, Selasa (3/2/2026), belum ada penjelasan terbuka terkait dasar kebijakan maupun urgensi pergeseran tersebut.

Untuk memperoleh kepastian, awak media telah mendatangi langsung Kantor Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pati dan masuk ke ruang Kepala dinas.

Petugas yang berada di dalam ruangan menyampaikan bahwa Kepala BKPSDM tengah mengikuti rapat.

Namun, berdasarkan pantauan awak media di lokasi, tidak terlihat adanya aktivitas rapat sebagaimana yang disampaikan.

Sebelumnya, awak media juga telah mencoba menghubungi Kepala BKPSDM Kabupaten Pati, Sri Yatun melalui sambungan telepon maupun pesan WhatsApp, namun hingga berita ini diturunkan tidak mendapat respons.

Sementara Alfianingsih Firman Wigati atau Fifin, Sekretaris BKPSDM membenarkan jika kepala dinas terkait ada di ruangan.

Upaya konfirmasi turut dilakukan kepada Kabid Pembinaan, Kesejahteraan, dan Kinerja BKPSDM Pati, Kun Saptono.

Ia membenarkan adanya pergeseran pejabat, namun enggan memberikan keterangan lebih lanjut, dengan alasan hal tersebut bukan merupakan tugas pokok dan fungsinya.

BACA JUGA :  Berkas Kasus Dugaan Pelecehan di Ponpes Sedan Dilimpahkan ke Kejari Rembang

“Memang ada rotasi pejabat. Tapi kaitan ini bukan tupoksi saya,” jelasnya singkat, hari ini.

Selain itu, juga mencoba mengonfirmasi ke Plt Bupati Pati, Risma Ardhia Chandra untuk memperoleh penjelasan terkait pergeseran jabatan tersebut.

Namun, upaya konfirmasi melalui panggilan telepon maupun pesan WhatsApp juga tidak mendapatkan respons.

Kondisi ini menjadi perhatian publik, mengingat Plt Bupati Pati baru menjabat sekitar dua pekan.

Di sisi lain, Kabupaten Pati tengah menghadapi bencana banjir, dan sebelumnya Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melalui Wakil Gubernur Taj Yasin Maemoen telah mengarahkan Plt Bupati Pati untuk memprioritaskan penanganan bencana di wilayah terdampak.

Minimnya keterbukaan informasi terkait pergeseran jabatan di tengah situasi darurat bencana tersebut, dinilai berpotensi menimbulkan persepsi negatif di masyarakat.

Hingga saat ini, Pemkab Pati belum memberikan keterangan resmi mengenai dasar hukum, pertimbangan administratif, maupun urgensi kebijakan pergeseran pejabat tersebut.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini