HAPPY NEW YEAR

Jembatan Wiroto-Tamansari Longsor, Alternatif Rembang-Pati Terancam Putus

waktu baca 2 menit
Sabtu, 31 Jan 2026 16:36 0 100 Supriyanto

REMBANG – Mondes.co.id | Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Rembang dalam beberapa hari terakhir, kembali memakan infrastruktur.

Selain Putusnya Jembatan Deresan-Manjang, Jembatan Slebur Jatihadi, dan Jembatan Dusun Semen-Manjang yang hanyut terbawa banjir, satu lagi akses vital dilaporkan mengalami kerusakan serius.

​Berdasarkan pantauan langsung wartawan Mondes.co.id pada Sabtu (31/1/2026), Jembatan Dusun Dukoh, Desa Wiroto, Kecamatan Sumber, kini dalam kondisi kritis.

Jembatan yang menjadi penghubung strategis menuju Dusun Dhahan, Desa Tamansari, Kecamatan Jaken, Kabupaten Pati tersebut, mengalami longsor pada bagian bibir jembatan.

​Longsornya struktur pengaman di tepian jembatan ini. diduga kuat akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Rembang dan sekitarnya tanpa henti.

Gerusan air hujan mengakibatkan tanah di sekitar fondasi jembatan labil hingga akhirnya longsor.

​Wati, salah seorang warga Dusun Dhahan yang kerap melintasi jalur tersebut, membenarkan bahwa kerusakan terjadi seiring dengan memburuknya cuaca di kawasan tersebut.

​”Iya mas, longsornya akibat hujan deras yang terjadi beberapa waktu terakhir ini,” ungkapnya singkat.

​Kondisi di lapangan saat ini cukup memprihatinkan.

Demi menjaga keselamatan pengguna jalan dan mencegah kerusakan yang lebih parah atau ambruknya jembatan secara total, warga setempat memasang peringatan.

​Saat ini, kendaraan roda empat atau lebih dilarang keras melintasi jalur tersebut.

Hanya kendaraan roda dua yang masih diperbolehkan lewat dengan ekstra waspada.

Penutupan akses bagi mobil ini tentu berdampak pada mobilitas ekonomi warga antar kabupaten (Rembang-Pati) yang biasanya mengandalkan jalur ini sebagai rute alternatif.

BACA JUGA :  Kebakaran Dua Gudang di Desa Tluwuk Wedarijaksa, Kerugian Capai Ratusan Juta 

​Menanggapi temuan ini, wartawan Mondes.co.id mencoba melakukan konfirmasi kepada pihak berwenang.

Kepala bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTaru) Kabupaten Rembang, Nugroho Tri Hutomo, menyatakan pihaknya telah menerima laporan terkait kondisi Jembatan Wiroto tersebut.

​Namun, kabar kurang sedap harus diterima masyarakat.

Nugroho mengungkapkan bahwa untuk saat ini, pemerintah daerah belum mengalokasikan dana khusus untuk perbaikan kerusakan di lokasi tersebut.

​”Terima kasih informasinya mas. Untuk jembatan tersebut, sementara ini belum teranggarkan,” ujar Nugroho melalui pesan singkat WhatsApp, hari ini.

Warga berharap, pemerintah daerah Kabupaten Rembang maupun pihak terkait di Kabupaten Pati, dapat segera berkoordinasi untuk mencari solusi darurat.

Pasalnya, jika dibiarkan tanpa penanganan cepat, longsoran di bibir jembatan dikhawatirkan akan merembet ke struktur utama jembatan.

Jika ini terjadi, maka berpotensi memutus total akses transportasi antar-desa dan antar-kabupaten tersebut.

Editor; Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini