Foto; Petugas BPBD Trenggalek bersama stakeholder terkait membersihkan material longsor (Mondes/Her) TRENGGALEK – Mondes.co.id | Hujan dengan intensitas cukup tinggi mengguyur sejumlah titik di wilayah Kabupaten Trenggalek.
Kondisi ini hingga menyebabkan bencana hidrometeorologi di beberapa lokasi.
Sebagaimana dilaporkan petugas piket Polsek Watulimo dan unggahan-unggahan video di media sosial.
Di antaranya, menunjukan terjadi peristiwa banjir serta tanah longsor pada kemarin malam.
Dalam keterangannya, lokasi yang terdampak cukup parah yaitu salah satu bagian jalan Bandung-Watulimo.
Sehingga harus ditutup dan tidak bisa dilalui karena bahu jalan tertutup material longsor dari atas bukit.
“Kami petugas jaga Polsek Watulimo dan Damkar Watulimo pada malam hari ini, Jumat tanggal 30 Januari 2026, menginformasikan bahwa di Jalan Raya Prigi-Bandung, Desa Watulimo terdapat material longsor,” sebut salah satu anggota Polsek Watulimo.
Sehingga, lanjut dia, para pengguna jalan diimbau agar mencari jalur alternatif lain.
Demi keamanan dan keselamatan, jalan pengubung dua daerah ini terpaksa ditutup, baik untuk kendaraan roda dua maupun yang lainnya.
Mengingat, akses tersebut tidak bisa dilalui karena bahu jalan dipenuhi material longsor dari atas bukit.
“Untuk sementara waktu, arus lalu lintas dialihkan hingga sisa-sisa material dibersihkan. Di beberapa bagian tertimbun tanah dan batu, tidak bisa dilewati, baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat,” imbaunya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek, Stefanus Triadi Admono menandaskan jika usai mengetahui peristiwa kebencanaan, pihaknya langsung bergerak cepat.
“Setelah mendapat laporan, BPDB Trenggalek langsung bergerak ke lokasi. Dengan mengerahkan alat berat untuk membersihkan material longsor yang menumpuk di bahu jalan,” ujar Triadi, Sabtu, 31 Januari 2026.
Terhitung sejak tadi malam, sambung dia, para petugas BPBD Trenggalek dibantu stakeholder terkait lainnya, bahu membahu bekerja menetralisir ruas jalan Prigi-Bandung.
Memang cukup memakan waktu dikarenakan timbunan material mencapai ketinggian hingga 1 meter.
“Hingga saat ini, petugas masih terus bekerja menyisihkan timbunan material. Cukup memerlukan waktu dan tenaga karena tumpukan material longsornya hampir 1 meter,” pungkasnya.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar