Foto: Ruas jalan Pati-Tambakromo, tepatnya Desa Karangmulyo yang rusak karena sering tersapu hujan (Mondes/Singgih) PATI – Mondes.co.id | Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati melakukan penambalan ruas jalan yang rusak setelah lama tergerus banjir.
Penambalan ruas jalan pasca banjir ini menggelontorkan anggaran Rp9 miliar.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUTR Kabupaten Pati, Hasto Utomo, menerangkan penambalan itu sebagai bentuk pemeliharaan ruas jalan yang rusak.
Hal ini juga sebagai tindak lanjut keluhan masyarakat.
“Proses penambalan jalan hari ini di dalam kota (di Penjawi dan sekitarnya). Kemarin selesai di Jalan Juwana-Guyangan yang katanya rusak di situ. Kita belum mendeteksi secara detail, seperti di Guyangan-Juwana yang parah, Jetak-Juwana, Tayu-Dukuhseti, tapi akan segera kita perbaiki,” ungkapnya ketika dihubungi awak media, Jumat, 9 Januari 2026.
Selain itu, Hasto juga menyampaikan, akan ada perbaikan ruas jalan skala besar pasca banjir di Kabupaten Pati.
Dana yang disediakan Rp200 miliar untuk proyek pengerjaan ruas jalan tersebut.
“Dilanjut nanti pekerjaan yang besar ketika cuaca membaik. Saat ini proses pemilihan penyedia,” tambahnya.
Ia menyebut, akan ada 80 ruas jalan yang akan dibenahi di tahun 2026 ini.
“Untuk penambalan, kurang lebih mulai dari pengadaan bahan dan upah Rp9 miliar, itu untuk perawatan penambalan perbaikan. Ada Rp200 miliar untuk proyek besar, tapi itu termasuk pinjaman Rp90 miliar,” ungkap Hasto.
Saat ini pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati sedang memproses pencairan pinjaman tersebut.
“Pinjaman Rp 90 miliar masih proses. Belum mendapatkan lampu hijau dari BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah),” tutupnya.
Editor: Mila Candra
Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini
Tidak ada komentar