HAPPY NEW YEAR

Jadi Etalase Produk Unggulan, Gerai Dekranasda Jepara Dibuka untuk Publik

waktu baca 2 menit
Kamis, 29 Jan 2026 13:30 0 91 Dian A.

JEPARA – Mondes.co.id | Kabupaten Jepara kini memiliki pusat promosi produk lokal yang lebih representatif.

Gerai Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) yang berlokasi di Jalan Kartini, resmi diluncurkan pada Kamis (29/1/2026).

Galeri ini diproyeksikan menjadi motor penggerak pemasaran bagi ribuan pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Bumi Kartini.

Penyegaran wajah gerai yang kini tampak lebih luas dan mewah ini, merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Daerah, lintas sektor, pelaku industri, hingga mitra perbankan.

Ketua Dekranasda Kabupaten Jepara, Laila Saidah Witiarso, mengungkapkan bahwa saat ini sudah ada 65 Industri Kecil Menengah (IKM) yang memamerkan karya terbaik mereka di gerai tersebut.

Koleksi yang ditampilkan mencakup identitas kriya Jepara yang beragam.

“Beragam produk unggulan dipamerkan, mulai dari kerajinan kayu, tenun Tsroso, batik, ecoprint, monel, hingga produk rajut khas Jepara,” tutur Laila di sela-sela acara peresmian.

Ketua Dekranasda Jawa Tengah, Nawal Arafah yang hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi.

Ia memaparkan betapa besarnya potensi ekonomi kreatif di Jepara yang perlu didukung oleh fasilitas galeri seperti ini.

Data menunjukkan, sektor ukir Jepara menyumbang nilai produksi hingga Rp1,3 triliun dengan kontribusi pertumbuhan ekonomi daerah sebesar 5,9 persen.

Tak hanya ukir, sektor kain tradisional juga sangat kuat.

“Jepara memiliki warisan budaya tenun Troso yang didukung oleh 344 unit usaha, mampu menghasilkan omzet sekitar Rp25,5 miliar per bulan,” urai Nawal menekankan pentingnya akses pasar bagi para pengrajin.

BACA JUGA :  Puluhan Siswa Tebaik SD Ikuti Lomba Literasi Kabupaten

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, memiliki visi besar menjadikan Gerai Dekranasda sebagai bagian dari paket wisata daerah.

Ia berharap, wisatawan yang kembali dari Karimunjawa tidak langsung pulang, melainkan singgah untuk berbelanja produk lokal di gerai ini.

“Dekranasda ini menjadi destinasi pasca-Karimunjawa untuk mengenalkan produk UKM dan IKM Kabupaten Jepara,” ungkap Witiarso.

Untuk menjaga ekosistem galeri agar tetap hidup dan ramai, Bupati berencana menambahkan fasilitas pendukung seperti coffee shop dan mengupayakan gerai tetap beroperasi hingga malam hari setiap harinya.

Hal ini dilakukan agar masyarakat dan wisatawan menyadari bahwa gerai tersebut adalah titik utama pencarian produk-produk premium asli Jepara.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini