HAPPY NEW YEAR

Banjir Pati Masih Merendam di Tujuh Kecamatan

waktu baca 2 menit
Rabu, 28 Jan 2026 16:34 0 121 Singgih Tri

PATI – Mondes.co.id | Banjir yang melanda Kabupaten Pati tak kunjung surut.

Bahkan, genangan banjir kembali meninggi setelah hujan mengguyur beberapa hari belakangan ini.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, per hari ini, Rabu (28/1/2026), masih ada 50 desa di 7 kecamatan yang tergenang banjir.

Antara lain yakni di Kecamatan Pati ada 7 desa yang terdampak, Juwana (9 desa), Kayen (5 desa), Jakenan (8 desa), Sukolilo (3 desa), Gabus (13 desa).

Akibat banjir ini, kurang lebih ada 3.650 rumah warga yang dihuni 4.606 KK dengan total 12.581 jiwa yang terdampak.

Dari jumlah itu, ada 447 KK atau 1096 jiwa yang mengungsi.

Pengungsian tersebar di tempat umum dan tempat saudara atau kerabat yang tidak terdampak banjir.

Kepala BPBD Kabupaten Pati, Martinus Budi Prasetya mengungkapkan, pihaknya tak hanya mencatat wilayah yang permukiman warganya terdampak.

Melainkan juga area sawah maupun tambak yang terdampak banjir.

Dari puluhan desa itu, sawah yang terendam banjir kurang lebih seluas 4.475 hektar.

Sementara, untuk lahan tambak ada seluas kurang lebih 872 hektar.

“Banjir saat ini masih di wilayah 7 kecamatan yang terdampak. Kemudian 50 desa yang masih ada genangan. Genangan itu ada wilayah permukiman, genangan yang ada area sawah maupun di area tambak kita catat sebagai dampak banjir ini,” ucapnya.

Ia menyebut, banjir sebelumnya sempat menunjukkan mulai surut.

Namun, genangan air kembali meninggi setelah hujan mengguyur kawasan hulu, baik itu Pegunungan Kendeng maupun Muria.

BACA JUGA :  Banyak Kejanggalan, Forum Peduli Desa Muktiharjo Minta Pj Bupati Pati Tunda Pengisian Perangkat Desa

Genangan banjir yang kembali meninggi, utamanya di desa yang lokasinya berada aliran Sungai Silugonggo.

Mengingat, aliran sungai tersebut tak lagi kuat menampung air kiriman dari hulu.

“Semalam hujan tidak deras di Pati, barangkali deras di Muria Timur dan Kendeng. Tinggi muka air Silugonggo Juwana terdampak, beberapa desa yang kemarin sempat surut, seperti di Mintobasuki, Ngastorejo, wilayah Jakenan dan Juwana sendiri, Kendungpancing, dan Tluwah akhirnya infonya naik lagi. Ada yang selutut,” terangnya.

Editor: Mila Candra

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini